Jakarta - Karyawan showroom mobil Mobcars di Jalan Jambore Nomor 3, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, diliputi kekhawatiran setelah sebuah proyektil peluru menghantam kap mesin mobil yang dipajang pada Minggu (25/10/2026) malam. Mereka berharap polisi segera mengungkap asal proyektil tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.
Karyawan showroom, Tengku Muhammad Feri Ardiansyah (18), mengaku terkejut saat mendengar suara benturan dari arah mobil sekitar pukul 19.19 WIB. Saat itu, ia sedang duduk sambil minum kopi dan sempat mengira suara tersebut berasal dari lemparan batu.
Tak lama berselang, rekannya menemukan sebuah proyektil di bawah mobil dan memberitahunya. Feri pun menyadari bahwa benturan yang terdengar sebelumnya diduga berkaitan dengan proyektil tersebut.
“Awalnya saya kira batu atau apa. Tidak lama kemudian, teman saya menemukan pelurunya dan langsung memberi tahu saya,” kata Feri saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (26/10/2026).
Feri mengaku syok karena baru pertama kali mengalami kejadian semacam itu. Insiden tersebut juga menimbulkan keresahan di kalangan pekerja dan warga sekitar, terutama karena belum diketahui dari mana proyektil itu berasal.
“Resah. Jadi kita takut kejadian lagi seperti itu. Berharapnya jangan lagi dan harus diungkap kejadian peluru nyasar ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Ciracas AKP Hotman Cipandi membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan polisi telah mendatangi lokasi pada Minggu malam untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi.
Hotman menjelaskan, proyektil ditemukan sekitar 50 sentimeter di depan mobil setelah dua karyawan showroom mendengar suara benturan yang awalnya dikira seperti batu mengenai kendaraan.
Saat diperiksa, kap mesin mobil Ford Ecosport berwarna biru keluaran 2014 dengan nomor polisi B 1368 PVM terlihat penyok akibat benturan benda keras.
"Kerugian sekitar Rp 1.000.000 (Satu juta rupiah)," ujar Hotman.
Meski demikian, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai jenis proyektil yang ditemukan maupun apakah benda tersebut telah diajukan untuk uji balistik. Asal proyektil yang menghantam mobil tersebut pun belum diketahui.






