Jakarta - Truk pengangkut material bangunan berupa hebel terguling di Jalan Raya Taman Mini, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (15/09/2026). Kecelakaan terjadi setelah ban depan truk pecah hingga kendaraan oleng dan menghantam trotoar.
Kepala Bagian Operasi (KBO) Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur AKP Eko Apriyanto mengatakan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Truk diketahui membawa muatan hebel saat melintas di lokasi.
"Terkait dengan adanya laka tunggal, yang mana truk membawa hebel di Jalan Raya Taman Mini ini akibat pecah ban," kata Eko di Jalan Raya Taman Mini, Makasar, Jakarta Timur, Selasa.
Eko menjelaskan, setelah ban bagian depan pecah, sopir berusaha menghindari sepeda motor yang berada di sisi kiri kendaraannya. Manuver tersebut membuat truk membanting arah hingga menabrak trotoar dan akhirnya terguling.
"Karena pecah ban depan, jadi sopir menghindari kendaraan roda dua yang ada di samping kiri, lalu membanting ke trotoar sehingga terbalik," jelas Eko.
Akibat kecelakaan tersebut, muatan hebel yang dibawa truk berserakan di sekitar lokasi. Kondisi ini sempat mengganggu arus lalu lintas karena material dan kendaraan berada di area jalan.
Petugas kepolisian kemudian melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu proses evakuasi. Namun, penanganan truk tidak dapat dilakukan secara langsung karena muatan hebel harus dipindahkan terlebih dahulu.
"Kesulitan evakuasi hebel ini diikat, sambil menunggu kendaraan lain. Kita pindahkan batu hebelnya dari truk yang terguling ini," ujar Eko.
Sementara itu, sopir truk bernama Wahyu mengungkapkan dirinya sempat berusaha mengendalikan kendaraan setelah ban tiba-tiba meledak. Saat itu, truk tengah melaju dari arah Kramat Jati dengan membawa muatan hebel.
"Ini ban meledak, mobil langsung oleng. Ini dari arah Kramat Jati. Muatannya hebel, jadi oleng terus banting stir karena saya menghindari motor dan mobil yang lain," kata Wahyu.
Wahyu menyebut kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah ban pecah, kendaraan yang dikemudikannya langsung kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling.
Eko mengatakan sopir mengalami luka pada bagian lutut atau dengkul akibat kecelakaan tersebut. Petugas masih melakukan penanganan di lokasi untuk mengevakuasi kendaraan sekaligus membersihkan material hebel yang berserakan.
Proses evakuasi yang berlangsung cukup lama turut berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi. Pengendara yang melintas diminta memperlambat laju kendaraan karena terdapat truk dan material bangunan di area jalan.
Petugas kemudian melanjutkan proses pemindahan hebel dan evakuasi truk untuk mengembalikan kondisi jalan agar dapat kembali dilalui dengan normal.






