Jakarta – Chef King Abdi menyempatkan diri mencukur rambut di barbershop Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, sebelum mengikuti kegiatan memasak bersama untuk menyediakan 1.500 porsi makanan bagi warga binaan.
Barbershop tersebut merupakan salah satu layanan yang dikelola melalui program Bimbingan Kegiatan (Bimgiat) Rutan Cipinang. Sebelum mencukur rambut, King Abdi terlebih dahulu melihat sejumlah kegiatan keterampilan warga binaan, mulai dari pelatihan kopi, musik, seni lukis hingga barbering.
Didampingi Kepala Rutan Kelas I Cipinang I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra, King Abdi kemudian mencoba layanan pangkas rambut yang dilakukan warga binaan yang telah mendapat pelatihan.
“Sebelum masak-masak saya cukur rambut dulu biar makin ganteng. Ternyata barbershop di Rutan nggak kalah sama yang di luar,” kata King Abdi.
Ia juga menilai fasilitas barbershop yang digunakan cukup nyaman dan tertata. Menurutnya, warga binaan yang memberikan layanan cukur juga telah memiliki keterampilan yang memadai.
Setelah mencukur rambut, King Abdi melanjutkan agenda bakti sosial dengan memasak bersama Chef Nusantara. Kegiatan tersebut ditujukan untuk menyediakan sekitar 1.500 porsi makanan bagi warga binaan Rutan Cipinang.
Kepala Rutan Kelas I Cipinang I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra mengatakan, layanan barbershop menjadi bagian dari pembinaan keterampilan bagi warga binaan.
“Melalui pelatihan barbering, mereka dibekali kemampuan yang bisa menjadi modal ketika nantinya kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Pelatihan barbering di Bimgiat mencakup pengenalan alat, teknik dasar mencukur, hingga penataan berbagai model rambut. Warga binaan yang telah mengikuti pelatihan kemudian dapat mempraktikkan keterampilannya dengan memberikan layanan pangkas rambut bagi sesama warga binaan.
Selain barbering, Bimgiat Rutan Cipinang juga memiliki sejumlah kegiatan keterampilan lain yang dapat diikuti warga binaan selama menjalani masa pembinaan.






