Jakarta - Aksi pencurian sepeda motor di Jalan Balai Rakyat, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (31/05/2026) siang, berubah mencekam setelah pemilik kendaraan dipaksa mundur karena ditodong senjata api oleh pelaku.
Korban bernama Riska nyaris kehilangan keselamatan saat memergoki dua pelaku yang tengah membawa kabur sepeda motor miliknya. Bukannya kabur saat ketahuan, salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya ke korban.
Berdasarkan rekaman CCTV, dua pelaku datang berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Setelah memastikan situasi sekitar aman, salah satu pelaku menjebol kunci kontak sepeda motor Honda Beat hitam milik korban.
Saat kendaraan hendak dibawa keluar dari gerbang rumah, aksi mereka dipergoki oleh pemilik rumah. Namun pelaku justru mengancam korban menggunakan senjata api hingga akhirnya berhasil melarikan motor tersebut.
Korban, Riska, mengaku masih syok atas peristiwa yang dialaminya. Ia tidak menyangka pelaku pencurian motor berani mengancam warga dengan senjata api.
"Pas saya lihat motor mau dibawa, saya teriak minta tolong. Tapi pelaku langsung mengeluarkan pistol dan mengarahkannya ke saya," kata Riska, Selasa (02/06/2026).
Riska menceritakan, saat itu dirinya hendak menunaikan salat Zuhur. Ketika melihat seseorang mengeluarkan sepeda motornya dari dalam gerbang, ia langsung berteriak maling. Namun pelaku merespons dengan mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya ke korban.
Demi keselamatan diri, wanita berhijab abu-abu tersebut memilih masuk kembali ke dalam rumah dan membiarkan pelaku kabur membawa sepeda motor miliknya.
"Saya sudah bikin laporan ke Polsek Kramat Jati juga, pelaku pakai masker, jaket dan helm. Enggak ada yang luka," tuturnya.
Riska berharap polisi segera menangkap para pelaku karena aksi mereka dinilai sangat meresahkan masyarakat. Terlebih, kasus pencurian sepeda motor di lingkungan tempat tinggalnya bukan kali pertama terjadi.
"Pelaku langsung pergi bawa motor saya pas habis ngancem pakai senjata api," tandasnya.






