Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho turun langsung meninjau kemacetan di Jalan TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2026) siang.
Peninjauan dilakukan setelah pihaknya menerima banyak laporan dan keluhan dari masyarakat terkait kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut melalui kanal National Traffic Management Center (NTMC) Polri.
Saat berada di lokasi, Irjen Pol Agus menemukan salah satu penyebab utama kemacetan berada di sekitar pertigaan menuju Rumah Sakit Cijantung.
Kemacetan dipicu adanya galian proyek milik PAM Jaya yang memakan sebagian badan jalan.
Mantan Wakapolda Jawa Tengah itu bahkan masuk ke area proyek untuk melihat langsung kondisi pekerjaan yang sedang berlangsung.
Berdasarkan informasi dari pekerja proyek, galian tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga dari perusahaan asal Korea Selatan. Namun, saat peninjauan berlangsung, pihak manajemen proyek tidak berada di lokasi.
"Setengah jam lalu pada ke sini, bos sama penerjemahnya dan jajaran, sekarang enggak tahu ke mana. Enggak bisa bahasa Indonesia (bosnya) kalau bahasa Inggris bisa," ucap salah satu pegawai yang enggan sebutkan namanya di lokasi.
Irjen Pol Agus menegaskan kehadiran jajarannya merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang selama ini disampaikan melalui kanal pengaduan lalu lintas.
"Nanti bakal ada pengaturan (lalu lintas) dan ada penjagaan. Tetapi yang paling terpenting bahwa Korlantas dan Jajaran akan melakukan operasi patuh jaya," kata Agus, Kamis.
Operasi Patuh Jaya 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi tersebut digelar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
"Jadi memang ada pola penegakan hukum yang cukup tinggi. Jadi kalau kebijakan pertama (operasi sebelumnya) itu 95 persen ETLE dan 5 persen tilang (manual)," ucapnya.
Pada pelaksanaan Operasi Patuh tahun ini, porsi penindakan tilang manual akan ditingkatkan menjadi sekitar 30 persen.
Agus berharap seluruh pengguna jalan dapat lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas demi terciptanya keamanan dan keselamatan bersama.
"Sehingga kami mengimbau agar pengguna jalan dan kita semuanya untuk bisa tertib berlalu lintas," imbuhnya.






