Jakarta — Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah lokasi penampungan hewan di wilayah Jakarta Timur.
Pemeriksaan dilakukan sejak 27 April hingga 26 Mei 2026. Hingga Kamis (07/05/2026), tercatat sebanyak 29 lokasi penampungan hewan kurban telah diperiksa petugas.
Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Theresia Elita mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sebanyak 2.095 ekor hewan kurban dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan indikasi penyakit.
“Sudah 29 lokasi yang kami periksa dengan jumlah hewan sebanyak 2.095 ekor dan sampai saat ini tidak ditemukan hewan yang mengalami kelainan atau dinyatakan sehat,” ujar Theresia saat ditemui di lokasi pada Rabu (07/05/2026).
Dalam pelaksanaan pemeriksaan, Sudin KPKP Jakarta Timur mengerahkan delapan petugas utama yang dibantu tim tingkat kecamatan sekitar 20 orang.
“Kami menurunkan tim dari suku dinas sebanyak delapan orang kemudian dibantu oleh tim kecamatan kurang lebih sekitar 20 orang,” tambahnya.
Di lokasi penampungan hewan di Jalan Swadaya VII, petugas memeriksa sebanyak 60 ekor sapi. Seluruh hewan tersebut dinyatakan sehat dan layak dijadikan hewan kurban.
Theresia menjelaskan, apabila ditemukan hewan yang terindikasi sakit, pemilik akan diminta melakukan isolasi agar hewan tidak bercampur dengan ternak lain.
“Jika kami menemukan indikasi penyakit, kami menyarankan pemilik untuk melakukan isolasi hewan dan tidak menjual hewan tersebut selama masa pengobatan,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di lokasi penampungan resmi yang telah mengantongi sertifikat kesehatan hewan.
“Kami mengimbau masyarakat memilih hewan kurban di tempat penampungan yang sudah memiliki sertifikat kesehatan hewan yang ditandai dengan pemasangan stiker,” tutupnya.






