Jakarta — Tumpukan sampah setinggi sekitar dua meter terlihat di Jalan Rawadas, RT 07 dan RT 03, Pondok Kopi, Jakarta Timur, Senin (30/3/2026). Kondisi ini dikeluhkan warga karena pengangkutan sampah dinilai lambat, terutama menjelang Lebaran.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sampah rumah tangga menggunung dan meluber hingga ke badan jalan. Dalam beberapa hari terakhir, volume sampah terus meningkat tanpa diimbangi proses pengangkutan yang memadai.
Petugas kebersihan setempat, Manaf, mengatakan penumpukan sampah sudah terjadi sejak sebelum Lebaran. Ia menyebut keterlambatan armada pengangkut menjadi penyebab utama.
“Mobil pengangkutnya lambat, jadi sampah warga menumpuk. Warga juga banyak yang komplain,” ujar Manaf saat ditemui di lokasi.
Menurut dia, volume sampah yang menumpuk diperkirakan setara dengan tiga truk. Namun hingga kini, baru satu truk yang dikerahkan untuk mengangkut sebagian sampah.
“Baru satu mobil yang angkut. Untuk berikutnya kapan, kami belum tahu, tergantung dari dinas,” tambahnya.
Manaf menambahkan, keterbatasan armada menjadi kendala utama dalam percepatan pengangkutan. Ia berharap ada penambahan unit agar penanganan sampah bisa lebih optimal.
“Kalau bisa armadanya ditambah, minimal dua. Karena sampah di sini banyak, satu mobil tidak cukup,” ucapnya.
Sampah yang menumpuk di lokasi tersebut berasal dari wilayah Pondok Kopi serta sebagian Pondok Kelapa, khususnya RW 03 dan RW 02.
Warga berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut guna mencegah dampak buruk terhadap kesehatan dan lingkungan.






