Jakarta— Banjir kembali merendam kawasan permukiman di Kampung Sawah, RT 10 RW 05, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/01/2026) sore, menyusul hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
Ketinggian air dilaporkan sempat mencapai sekitar 90 sentimeter hingga lebih dari satu meter di sejumlah titik. Meski demikian, genangan air relatif cepat surut setelah dilakukan penyedotan menggunakan pompa air yang disiagakan pemerintah.
Ketua RT 10 RW 05, Lasiman, mengatakan banjir di wilayah tersebut memang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Namun, kondisi saat ini dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya setelah adanya penambahan sarana pengendali banjir.
“Dulu sebelum ada pompa, banjir bisa bertahan sampai satu minggu. Sekarang Alhamdulillah, sekitar tiga jam air sudah surut,” ujar Lasiman.
Untuk sementara waktu, sebagian warga sempat mengungsi ke musala setempat, terutama warga yang memiliki rumah dengan elevasi lantai rendah. Namun, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing karena telah memiliki lantai dua atau area yang lebih tinggi.
“Pengungsi tidak banyak, hanya warga yang rumahnya lantainya rendah. Rata-rata sudah punya tempat yang lebih tinggi,” katanya.
Bantuan dari pemerintah mulai disalurkan sejak hari sebelumnya. Bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), serta instansi terkait lainnya, dan disambut antusias oleh warga terdampak.
Sementara itu, Kapolsek Cakung Widodo menjelaskan, banjir yang terjadi kali ini merupakan kejadian kedua dalam periode terakhir. Banjir pertama sebelumnya hanya menimbulkan genangan dengan ketinggian relatif rendah.
“Untuk kejadian kedua ini, ketinggian air memang sempat lebih tinggi. Bangunan yang terdampak sekitar 10 unit, namun hampir seluruh warga terdampak. Totalnya sekitar 170 kepala keluarga,” ujar Widodo.
Ia menambahkan, banjir besar di kawasan tersebut umumnya terjadi dalam siklus lima tahunan. Pada kejadian sebelumnya, ketinggian air bahkan sempat mencapai dua meter di titik terdalam dan sekitar 160 sentimeter di titik terendah.
Saat ini, kondisi warga dilaporkan aman dan sehat. Aparat dari Polres Metro Jakarta Timur bersama unsur TNI dan Koramil terus bersiaga dan menyiapkan langkah antisipasi, termasuk rencana pengungsian jika kondisi kembali memburuk.
Sebanyak 250 paket sembako telah disiapkan untuk dibagikan kepada warga terdampak. Proses pendistribusian akan dilakukan bersama unsur TNI, Koramil, serta dibantu satu unit perahu dari Dinas Pemadam Kebakaran untuk menjangkau wilayah yang masih tergenang.
“Kami akan bersama-sama turun langsung ke wilayah warga untuk menyalurkan bantuan,” pungkasnya.






