Jakarta — Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin memastikan kesiapan jajaran pemerintah dalam menghadapi perayaan Idul Fitri serta arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jakarta Timur.
Hal tersebut disampaikan Munjirin usai memimpin rapat pimpinan (rapim) di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026). Rapat tersebut membahas kesiapan pengamanan Idul Fitri sekaligus langkah antisipasi menghadapi arus mudik.
Dalam rapat itu, sejumlah instansi memaparkan kesiapan masing-masing, mulai dari jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur, kepolisian, TNI, kejaksaan, hingga sektor kesehatan termasuk rumah sakit.
“Alhamdulillah kesiapan semuanya sudah kita laksanakan sesuai dengan SOP yang ada. Tinggal dukungan dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga kampung kita, khususnya wilayah Jakarta Timur,” ujar Munjirin.
Selain memastikan kesiapan aparat, Munjirin juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar mempersiapkan diri dengan baik, terutama terkait kondisi kesehatan serta kelayakan kendaraan.
Ia mengingatkan warga yang menggunakan kendaraan pribadi untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan layak jalan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Tak hanya itu, warga juga diminta memperhatikan keamanan rumah yang ditinggalkan selama mudik. Munjirin mengingatkan agar rumah dipastikan dalam keadaan terkunci dengan baik serta memeriksa potensi bahaya seperti kebakaran.
“Rumah yang ditinggalkan harus dalam kondisi aman. Barang-barang dikunci, aliran listrik dicermati, dan kompor diperiksa agar tidak menimbulkan potensi kebakaran,” katanya.
Ia juga menyarankan agar kunci rumah dapat dititipkan kepada tetangga atau kerabat yang dipercaya sehingga apabila terjadi sesuatu dapat segera ditangani.
Sementara itu, bagi warga yang tidak membawa kendaraan saat mudik dan tidak memiliki tempat parkir di rumah, Pemerintah Kota Jakarta Timur memberikan solusi dengan memperbolehkan warga menitipkan kendaraan di kantor kelurahan atau kecamatan.
“Saya sudah perintahkan kepada kelurahan dan kecamatan. Jika ada warga yang ingin menitipkan kendaraan di halaman kantor, dipersilakan dan akan dibantu untuk diamankan,” jelasnya.
Untuk menjaga keamanan lingkungan selama masa mudik, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga akan meningkatkan patroli melalui koordinasi dengan aparat keamanan serta unsur masyarakat.
Munjirin meminta para camat berkoordinasi dengan Kapolsek, Koramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur masyarakat agar patroli dilakukan secara rutin, baik di posko pengamanan maupun di lingkungan RT dan RW.
“Patroli akan dilakukan secara rutin, terutama di kawasan permukiman dan rumah-rumah yang ditinggalkan pemudik,” tutup Munjirin.






