Jakarta – Gerai Alfamart tak hanya menjadi tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari. Sebanyak 84 gerai Alfamart di berbagai daerah Indonesia juga menjadi lokasi pelaksanaan layanan Posyandu dalam program Alfamart Sahabat Posyandu yang digelar bersama Sweety.
Program yang berlangsung pada Juli hingga September 2026 tersebut menargetkan lebih dari 8.400 penerima manfaat. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah layanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak dengan melibatkan kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta Dinas Kesehatan setempat.
Salah satu kegiatan digelar di gerai Alfamart Gempol Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin (14/09/2026). Sejumlah ibu bersama anak mereka mengikuti berbagai layanan yang tersedia, mulai dari pemeriksaan kesehatan, imunisasi, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga konsultasi kesehatan bersama tenaga kesehatan dan kader Posyandu.
Selain layanan kesehatan, peserta juga mendapat edukasi mengenai pemilihan popok yang tepat untuk mendukung stimulasi gerak anak. Orang tua juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bermain sebagai bagian dari proses belajar, bereksplorasi, dan mendukung tumbuh kembang anak.
General Manager Corporate Communication Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan penyelenggaraan Posyandu di gerai Alfamart diharapkan dapat membuat layanan kesehatan ibu dan anak semakin mudah dijangkau masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan layanan kesehatan ibu dan anak yang semakin mudah diakses masyarakat. Dengan memanfaatkan jaringan gerai Alfamart yang tersebar di berbagai daerah, kami berharap semakin banyak keluarga yang memperoleh layanan kesehatan sekaligus edukasi mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini," ujar Rani.
Menurut Rani, kolaborasi dengan Sweety juga menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat program bagi masyarakat.
"Kami mengapresiasi komitmen Sweety yang kembali mendukung Alfamart Sahabat Posyandu. Kolaborasi ini bukan hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya kesehatan dan tumbuh kembang anak," tambahnya.
Dukungan Sweety terhadap program Alfamart Sahabat Posyandu telah berlangsung sejak 2024. Pada periode Juni-Agustus 2024, program tersebut menjangkau sekitar 10.000 penerima manfaat. Jumlah serupa kembali ditargetkan pada periode Februari-Mei 2025.
Sementara pada 2026, program diperluas dengan target lebih dari 8.400 penerima manfaat di 84 titik yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia.
Associate Marketing Director Baby Care PT Softex Indonesia, Maggie Effendy, mengatakan dukungan terhadap program tersebut sejalan dengan komitmen Sweety dalam mendampingi tumbuh kembang anak Indonesia.
“Selama 25 tahun mendampingi ibu Indonesia, Sweety percaya bahwa bermain adalah bagian penting dari tumbuh kembang anak. Melalui kolaborasi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, kami bangga dapat berkontribusi dalam mendukung kesehatan ibu dan anak serta mengedukasi keluarga tentang pentingnya memilih popok yang tepat untuk mendukung anak bergerak dan bermain secara optimal. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi lebih banyak keluarga Indonesia,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan. Mereka juga memperoleh popok gratis, goodie bag, serta voucher produk Sweety dengan total nilai hingga Rp100 juta.
Salah seorang peserta, Rahma (31), mengaku mendapat pengalaman berbeda dari kegiatan Posyandu yang biasa diikutinya.
"Pelayanannya lengkap, mulai dari pemeriksaan kesehatan dan banyak hadiah. Informasi seperti ini sangat membantu kami sebagai orang tua," kata Rahma.
Peserta lainnya, Jeni (27), menilai penyelenggaraan Posyandu di gerai Alfamart memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.
"Awalnya saya tidak percaya Posyandu bisa diadakan di Alfamart. Setelah datang ternyata meriah sekali, pelayanannya lengkap, dan ada banyak informasi yang bermanfaat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus hadir di daerah kami," ujarnya.
Program Alfamart Sahabat Posyandu bersama Sweety masih akan berlangsung hingga September 2026 di berbagai daerah. Kegiatan tersebut melibatkan tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan pemerintah daerah untuk memberikan layanan serta edukasi kesehatan bagi ibu dan anak.






