Jakarta — Upaya pencegahan kanker serviks menjadi sorotan dalam kegiatan yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Momentum peringatan Hari Kartini dan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-63 dimanfaatkan untuk mendorong kesadaran pegawai perempuan terhadap pentingnya deteksi dini penyakit mematikan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di RSU Pengayoman pada Kamis (23/04/2026) ini diikuti pegawai perempuan dari berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Tangerang hingga Jawa Barat.
Dalam agenda tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan penyuluhan, tetapi juga kesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.
Penasehat DWP Kementerian Imipas, Evi Agus Andrianto menegaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada peningkatan kesadaran perempuan terhadap risiko kanker serviks yang kerap terabaikan.
“Deteksi dini sangat penting agar penyakit ini bisa dicegah sejak awal, sehingga tidak mengganggu kesehatan maupun produktivitas kerja,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa edukasi kesehatan tidak berhenti pada kegiatan ini saja, melainkan diharapkan dapat diteruskan ke lingkungan sekitar, baik di keluarga maupun tempat kerja.
Menurutnya, peran perempuan tidak hanya sebagai pekerja, tetapi juga agen penyebar informasi kesehatan, terutama bagi mereka yang bertugas di lapas dan rutan perempuan.
Selain penyuluhan, fasilitas pemeriksaan yang disediakan menjadi langkah konkret untuk memastikan peserta dapat langsung mengetahui kondisi kesehatannya.
Melalui kegiatan ini, DWP Imipas ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga sehat, dengan perempuan sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas hidup.






