Jakarta — Jalan amblas di bantaran Kali Pulogadung, Jakarta Timur, hingga kini belum diperbaiki sejak terjadi pada hari pertama Lebaran. Akibatnya, akses utama warga terputus selama lima hari dan tidak dapat dilalui kendaraan.
Amblasnya jalan diduga dipicu oleh kondisi tanah yang labil serta diperparah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kerusakan yang semula ringan kini berkembang menjadi lubang besar yang membahayakan.
“Awalnya masih dapat dilalui kendaraan. Namun setelah hujan deras, kondisinya cepat memburuk hingga akhirnya tidak dapat dilalui sama sekali,” ujar warga setempat, Kasiah, Kamis (26/03/2026).
Untuk mencegah kecelakaan, warga menutup akses jalan dengan pagar darurat dan penanda seadanya. Kendaraan roda empat dipastikan tidak dapat melintas, sementara pengendara sepeda motor harus memutar melalui jalur alternatif.
“Sudah dipasangi pagar agar tidak ada yang melintas. Jika dipaksakan, kondisi jalan dapat semakin amblas,” ujarnya.
Penutupan akses ini berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama mobilitas harian serta distribusi barang di lingkungan sekitar.
Pihak kelurahan disebut telah beberapa kali meninjau lokasi, baik pada siang maupun malam hari. Namun hingga saat ini, belum ada penanganan perbaikan yang dilakukan.
“Petugas sudah datang untuk meninjau lokasi, tetapi belum ada perbaikan,” tambah Kasiah.
Peristiwa ini merupakan yang pertama kali terjadi di kawasan tersebut. Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar akses jalan kembali normal dan tidak menimbulkan risiko yang lebih besar.






