Jakarta — Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali mengganggu keamanan dan kelancaran lalu lintas di kawasan Jakarta Timur. Insiden tersebut terjadi di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Jatinegara, Senin (19/1/2026) malam.
Peristiwa itu menyebabkan arus kendaraan dari arah Pulogadung menuju Cawang sempat tersendat. Sejumlah pengendara memilih menghentikan laju kendaraan karena khawatir menjadi sasaran lemparan batu saat tawuran berlangsung.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kedua kelompok saling serang dengan lemparan batu dan kembang api. Bahkan, sejumlah pemuda terlihat membawa senjata tajam serta benda menyerupai bom molotov.
Menerima laporan dari warga, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian. Aksi tawuran yang berlangsung sekitar 20 menit itu berhasil dibubarkan tanpa perlawanan berarti.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengatakan tawuran dipicu oleh aksi saling adu kembang api yang kemudian berkembang menjadi bentrokan antar kelompok.
“Di lokasi kami menemukan botol bekas yang diduga berisi air keras. Namun, botol tersebut sudah dalam kondisi kosong sehingga belum bisa dipastikan isinya,” ujar Samsono, Senin malam.
Menurutnya, hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan adanya korban luka, baik akibat senjata tajam maupun dugaan penyiraman air keras.
Polisi mengimbau peran aktif orang tua dan warga sekitar untuk mengawasi aktivitas remaja agar tidak terlibat aksi serupa. Kepolisian juga akan meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan tawuran.
“Kami minta RT dan RW turut menjaga lingkungan serta segera melapor jika ada potensi gangguan kamtibmas,” pungkasnya.






