Jakarta – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap ZRS (14), pelajar SMP yang diduga tenggelam di Kali Ciliwung, Jalan RA Fadilah, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Memasuki hari kedua pada Jumat (31/07/2026), petugas mengerahkan perahu karet dan tim penyelam untuk menyisir aliran sungai hingga radius 500 meter dari lokasi korban dilaporkan hilang.
Koordinator Unit Basarnas, Erdi, mengatakan laporan mengenai korban diterima pada Kamis (30/07/2026) sekitar pukul 17.50 WIB. Tim kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, karena kondisi sudah malam, pencarian menggunakan perahu belum dapat dilakukan sehingga petugas hanya melakukan penyisiran secara visual di sepanjang bantaran sungai.
"Kami menerima informasi pada Kamis kemarin sekitar pukul 17.50 WIB dan kami tiba di lokasi pukul 20.00 WIB. Kami tidak langsung melakukan pencarian menggunakan perahu karena kondisi sudah malam, tetapi melakukan pencarian secara visual di sepanjang kali," kata Erdi.
Pada hari kedua operasi SAR, tim gabungan dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Brimob Kelapa Dua, Depok, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) memperluas area pencarian. Sedikitnya empat perahu karet disiagakan untuk menyisir aliran sungai, sementara tim penyelam diterjunkan di dua titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Menurut Erdi, kedalaman air di lokasi penyelaman berkisar antara tiga hingga empat meter. Hingga Jumat siang, korban belum berhasil ditemukan.
"Ada dua titik yang kami lakukan penyelaman untuk mencari korban. Kedalaman air sekitar tiga sampai empat meter," ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pencarian terkendala arus bawah sungai yang cukup deras serta banyaknya bebatuan di dasar Kali Ciliwung. Kondisi tersebut menyulitkan pergerakan tim penyelam saat melakukan pencarian.
"Kendalanya arus air di bawah cukup kencang dan banyak batu," tambahnya.
Sementara itu, orang tua korban bersama sejumlah guru tampak berada di lokasi untuk menunggu perkembangan proses pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam saat berenang bersama delapan temannya di Kali Ciliwung pada Kamis sekitar pukul 15.00 WIB. Saat mengikuti arus sungai, korban terpisah dari rombongan dan diduga terseret arus deras.
Korban sempat meminta pertolongan kepada teman-temannya. Salah seorang teman bahkan berusaha menolong dengan melempar batang pisang ke arah korban agar dapat berpegangan dan menepi.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena batang pisang terbawa arus dan tidak dapat dijangkau korban. Tak lama kemudian, korban terlihat tenggelam dan menghilang dari permukaan sungai.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melanjutkan proses pencarian di sepanjang aliran Kali Ciliwung.






