Jakarta – Aksi tawuran dua kelompok remaja bersenjata tajam kembali pecah di Jalan Raya Laksamana Malahayati (Kalimalang), Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (01/11/2025) malam.
Perkelahian massal yang terjadi di tengah jalan itu membuat arus lalu lintas macet total karena pengendara enggan melintas.
Dari rekaman video amatir yang beredar, terlihat puluhan remaja saling serang menggunakan kayu, batu, hingga celurit. Suara teriakan dan letusan petasan terdengar bersahut-sahutan, sementara warga sekitar panik dan menutup lapak dagangan mereka.
“Saya langsung tutup dagangan karena takut kena lemparan batu. Mereka rame banget, teriak-teriak sambil bawa celurit,” kata Rowi (45), pedagang di sekitar lokasi, Minggu (02/11/2025).
Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB itu berlangsung beberapa menit sebelum dibubarkan petugas kepolisian. Polisi dari Polsek Jatinegara dan Polres Metro Jakarta Timur langsung menyisir lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti batu dan potongan kayu.
Belum diketahui pasti penyebab tawuran tersebut, namun dugaan sementara keributan dipicu oleh saling ejek dan tantangan antar kelompok di media sosial.
“Informasinya mereka sudah janjian lewat medsos,” ujar seorang sumber di lokasi.
Satu orang dilaporkan mengalami luka akibat terkena lemparan batu, meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian terkait korban. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.
Petugas kepolisian menyatakan akan meningkatkan patroli malam di wilayah Kalimalang yang dikenal rawan tawuran remaja.
“Kami langsung bubarkan dan akan terus lakukan patroli rutin di titik-titik rawan,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Warga berharap aparat dapat memperketat pengawasan di kawasan itu.
“Kalau malam minggu sering banget ada anak-anak nongkrong, takutnya kejadian lagi,” tambah Rowi.






