Tingkatkan Perlindungan PMI, Pemda Kota Padang Kerjasama Dengan BP2MI

Warungjurnalis, Jakarta – Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan pejuang devisa negara yang tentunya keselamatannya juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.

Guna meningkatkan perlindungan kepada PMI, berbagai instansi pemerintahan saling bekerjasama. Seperti kali ini Pemerintah Daerah Kota Padang membuktikan hal tersebut dengan MoU bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pada Kamis (10/6).

“Kami atas nama Pemerintahan Daerah Kota Sumbar mengucapkan syukur kepada Allah SWT karena kami juga bersama BP2MI RI dan juga dari Provinsi telah menandatangi Mou kesepakatan untuk bisa memberikan perlindungan buat para pekerja yang bekerja di luar negeri (TKI),” ujar Wali Kota Padang Hendri Septa.

Tercatat pada tahun 2020 terdapat sebanyak 532 penduduk Padang yang bekerja di luar negeri dan memberikan devisa sekitar Rp 1,9 milyar per tahunnya.

Selain devisa, tercatat remitansi yang masuk dari PMI ditambah dengan siswa magang asal Padang, dapat mencapai hingga Rp 21 milyar per tahunnya.

Dengan begitu Hendri berkomitmen bila Kota Padang harus siap melindungi warganya yang bekerja di luar negeri guna meningkatkan perekonomian di Kota Padang.

“Kemudian yang kedua kita akan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa BP2MI pusat memberikan perlindungan maksimal buat seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kota Padang untuk bisa mencari pekerjaan di luar negeri di negara-negara yang jauh membutuhakan perlindungan dan kesejateraan sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Atas hal tersebut, Kepala BP2MI Benny Rhamdani turut memberikan apresiasinya terhadap Kota Padang.

Ia berharap hal tersebut bisa dicontoh oleh Pemerintah di kota-kota lainnya.

“Penandatanganan Nota Kesepakatan ini adalah sejarah karena Kota Padang merupakan Pemerintah Daerah pertama di seluruh wilayah Sumatera yang menandatangani Nota Kesepakatan dengan BP2MI”, pungkas Benny.

Comment