Warungjurnalis, Jakarta – Lantaran positif terpapar COVID-19, sebanyak empat tenaga PJLP Unit Pengelola Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dievakuasi ke Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Atas kejadian ini, Upas menekankan pada seluruh pegawainya, baik ASN maupun PJLP untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Upas Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ali Murthadho mengatakan, ke empat tenaga PJLP yang terpapar COVID-19 ini terdiri dari dua pengemudi, satu tenaga mekanik dan satu office boy. Keempatnya sudah dievakuasi ke Wisma Atlet, Kemayoran.

Kemudian mereka yang telah kontak erat dengan empat orang tersebut juga telah ditraccing dan diswab PCR di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati. Namun hasilnya belum keluar dan kabarnya akan keluar pada minggu ini.

“Hasil swab PCR di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati ada empat PJLP kita yang terpapar COVID 19. Seluruhnya sudah kita evakuasi ke Wisma Atlet. Mudah-mudahan tidak ada penambahan lagi,” kata Ali, Senin (21/6).

Menurutnya, sejak awal pihaknya sudah mengimbau pada jajarannya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Mengingat tugas mereka cukup berat dan beresiko tinggi akan paparan COVID-19. Sebab mereka berada di garda terdepan dalam penanggulangan COVID-19 yakni mengevakuasi langsung pasien COVID-19 ke rumah sakit rujukan maupun Wisma Atlet Kemayoran.

“Jangan anggap remeh, COVID itu ada dan nyata. Sudah banyak korban berjatuhan. Makanya setiap apel pagi, siang dan malam, kita selalu menegaskan agar semua kru Upas mematuhi protokol kesehatan,” lanjut Ali.

Termasuk yang baru masuk usai cuti, maka wajib melakukan swab antigen mandiri. Kemudian hasilnya dilaporkan ke kantor. Jika negatif maka sudah boleh bekerja kembali namun jika hasilnya positif maka harus melakukan swab PCR di sentra layanan vaksin terdekat.

Sampai saat ini, pelaksanaan swab antigen juga masih terus dilakukan terhadap seluruh PJLP Upas yang berjumlah 426 orang. Baik di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati maupun Rumah Sakit rujukan yang selama ini kerjasmaa dengan Upas. Hasilnya masih menunggu dari pihak puskesmas dan Rumah Sakit.

Comment