Seorang Penumpang di Terminal Pulogebang Dibatalkan Keberangkatannya. Kenapa?

Warungjurnalis, Jakarta – Sebanyak dua orang penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, terdeteksi reaktif COVID-19 usai dilakukan swab antigen.

Kepala Terminal Pulogebang Bernard Pasaribu mengatakan kedua penumpang yang reaktif COVID-19 tersebut terdiri dari satu orang yang baru saja tiba dan satu orang yang hendak berangkat menuju Padang, Sumatera Barat.

“Tadi pagi ada satu penumpang dari Kudus terindikasi positif COVID-19. Jadi untuk sementara kita isolasi mandiri yang ada di terminal Pulogebang,” ujar Bernard Pasaribu di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur pada Selasa (18/5).

Bernard Pasaribu menyebutkan, seorang penumpang bus tujuan Padang yang terdeteksi reaktif COVID-19 itu terpaksa dibatalkan keberangkatannya.

“Karena dicek antigen terindikasi positif COVID-19, dibatalkan keberangkatannya. Jadi total ada dua orang di terminal Pulogebang yang diisolasi,” tambahnya.

Selain itu, Pengelola Terminal Pulogebang telah menyediakan ruang isolasi mandiri yang berada di lantai tiga dan tak jauh dari lokasi swab antigen/GeNose di lantai dua.

Ruang isolasi tersebut digunakan bagi penumpang yang hasil swab antigen/GeNose reaktif COVID-19 sembari menunggu pemeriksaan swab PCR.

Nantinya apabila swab PCR menunjukkan hasil positif, maka penumpang tersebut akan dibawa menuju rumah sakit rujukan COVID-19 yang telah ditunjuk Pemerintah Kota Jakarta Timur.(v.v)

Comment