Hari Raya Waisak, 5 Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II A Dapat Remisi

Warungjurnalis, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2565 BE, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A memberikan remisi atau pengurangan masa tahanan.

Pemberian remisi kali ini ditujukan untuk 5 warga binaan, khususnya warga binaan yang beragama Buddha.

Hal tersebut dikatakan kepala Lapas Perempuan Klas II A, Herlin Candrawati di Lapas Perempuan Klas II A, Pondok Bambu, Jakarta Timur.

“Pemberian remisi Waisak bagi Warga Binaan Lapas Perempuan klas II A Jakarta, yang memeluk agama Buddha. Alhamdulillah 11 Warga Binaan kami yang beragama Buddha, 5 yang kami usulkan karena telah memenuhi persyaratan administrasi dan subtantif,” kata Herlin di lokasi, Selasa (26/5).

Pada pemberian remisi kali ini, tidak ada warga binaan yang dapat langsung menghirup udara bebas.

Namun, kelima warga binaan itu mendapat pengurangan masa tahanan hingga satu setengah bulan.

“Untuk yang 3 orang mendapatkan remisi sebesar 1 bulan 15 hari dan yang 2 orang mendapatkan 1 bulan,” tambahnya.

Herlin menyebutkan, terdapat beberapa ketentuan untuk mendapatkan remisi, yakni di antaranya adalah persyaratan administrasi dan persyaratan subtantif.

“Persyaratan administrasi, yang bersangkutan harus memenuhi data-data secara administrasi, baik itu vonis, JC-nya (Justice Colaborator), kemudian dilengkapi dengan perhitungan mereka telah memenuhi persyaratan,” jelasnya.

“Kemudian persyaratan subtantif tentu yang bersangkutan harus berkelakuan baik, tidak melakukan pelanggaran tata tertib selama berada didalam lapas dan menunjukan kualitas pribadi yang baik dan mengikuti kegiatan pembinaan,” pungkasnya.

Comment