Warungjurnalis, Jakarta – Akibat insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9) dini hari, sebanyak 41 warga binaan pemasyarakatan (WBP) meninggal dunia.

Diketahui, seluruh jenazah WBP korban kebakaran tersebut tiba di RS Polri Kramat Jati pada Rabu (8/9) siang. 41 Jenazah tersebut akan dilakukan identifikasi oleh Tim DVI RS Polri.

Keluarga korban WBP yang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut mendatangi RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Mereka datang membawa berkas keluarganya yang dikabarkan telah meninggal pasca peristiwa kebakaran itu.

Diah (47) bibi salah satu korban WBP yang meninggal mengatakan, dirinya berinisiatif mendatangi RS Polri Kramat Jati setelah mendapatkan kabar bahwa keponakannya yang bernama Alfian (30) itu meninggal dunia.

“Ponakan saya mau bebas (dari Lapas Tangerang) padahal, (ditahan) kasus narkoba. Tadi mau Dzuhur dapat kabar bahwa Alfian sudah meninggal. Saya langsung cek kesini karena saya tinggal deket sini,” kata Diah di RS Polri, Rabu (8/9).

Diah menyebutkan, sebelum menerima kabar duka tersebut, ibunda Alfian sering membesuk anaknya ke Lapas Tangerang.

“Ibunya lagi dijalan arah kesini (RS Polri). Keluaga berharap pemerintah bertanggung jawab karena Alfian meninggal di dalam lapas. Minta diusut tuntas karena api dari dalam begitu cepat,” tuturnya.

 

 

Comment