Dakwaan Penghasutan, Jadi Salah Satu Alasan Hakim Jatuhkan Vonis 8 Bulan Penjara Terhadap Rizieq

Warungjurnalis, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menyatakan dakwaan penghasutan yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) kepada Muhammad Rizieq Syihab (MRS) dan lima mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) dalam kasus kerumunan di Petamburan tidak terbukti.

Menurut majelis hakim, hal tersebut tidak terbukti di dalam persidangan.

“Tapi sesuai fakta persiangan terdakwa tidak ada melakukan hasutan maupun kekerasan terhadap penguasa umum,” ujar hakim ketua Suparman Nyompa saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (27/5).

Sehingga, Suparman dalam hal ini yang menbacakan amar putusan dalam pertimbangannya menilai dakwaan pertama tidaklah terbukti.

Maka berdasarkan hasil pembacaan vonis pada persidangan kali ini, Rizieq bersama dengan lima mantan petinggi FPI hanya melanggar dakwaan ketiga terkait kekarantinaan kesehatan.

“Menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa-terdakwa selama delapan bulan. Dikurangi selama terdakwa – terdakwa berada di tahanan,” tambahnya.

Majelis hakim menilai, tuntutan JPU kepada eks imam besar FPI dan lima terdakwa lainnya dalam kasus kerumunan di Petamburan terlalu berat.

“Majelis hakim berpendapat bahwa tuntutan pidana tersebut jika memperhatikan perbuatan dan kesalahan terdakwa-terdakwa dipandang agak berat,” tutur Suparman.(kn)

Comment