BP2MI Pastikan Pekerja Migran Dapat Pelayanan Baik di Wisma Atlet

Warungjurnalis, Jakarta – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meninjau penampungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/5). BP2MI ingin memastikan para pekerja migran dalam pelayanan baik.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan kehadirannya bersama semua pihak untuk memastikan memberikan jaminan keselamatan kesehatan bagi para pekerja migran.

“Hari ini kami memastikan negara hadir para pekerja migran Indonesia dipastikan harus sehat. Kalo ditemukan positif akan dirujuk dan ditangani secara khusus, jika negatif harus menjaga protokol kesehatan,” ujar Benny, Rabu (19/5).

Ketika meninjau Wisma Atlet yang dijadikan tempat isolasi bagi para pekerja migran, Benny memastikan layanan yang diberikan cukup baik. Pemeriksaan kesehatan pun diberikan secara gratis, sebagai bukti negara hadir untuk para pekerja migran.

Tak hanya itu, BP2MI juga telah bekerja sama dengan Rumah Sakit Polri Kramat Jati dalam hal pelindungan secara khusus yang dilakukan oleh BP2MI. Salah satunya bagi yang sakit, semua biaya perawatan pun akan ditanggung.

“Jika mereka masuk dalam PMI terkendala sehat. Sama jika karantina memaksa karena banyaknya antrean, kami juga menyedikan shelter di Ciracas bisa menampung 50 orang, bahkan jika tak bisa keluar ke daerah asal semua akan kita tanggung,” tambahnya.

BP2MI juga memastikan tidak ada indikasi mengenai penjualan tiket maupun travel di lokasi penampungan pekerja migran. Justru Benny menekankan jika pihaknya memberikan kemudahan bagi pekerja migran, dan mengantisipasi adanya hal yang tak bertanggung jawab.

Sedangkan Kesdam Jaya Brigjen TNI Muhammad Saleh mengatakan saat ini ada 2.473 orang yang terdiri dari pekerja migran maupun pelajar yang menjalani karantina setelah tiba di Indonesia setelah dari luar negeri.

“TNI dalam hal ini dalam unsur kekuatannya dari paskas dan kodam Jaya ada 200 lebih untuk melakukan perbaikan. Ini merupakan kolaborasi yang sangat baik bagi permasalahan yang ada di Indonesia,” ujar Saleh.

Selain itu, Koordinator Kekarantinaan Kemenkes, Benget Turnip mengatakan saat ini seluruh penanganan bagi pekerja migran telah ditangani secara baik di Wisma Atlet.

“Semua kita layani dengan baik tidak ada yang di kecualikan. Mereka datang kita langsung layani, bahkan sampai mereka pulang ke rumah dengan negatif COVID-19. Sehingga ketika mereka kembali keluarga tidak menulari keluarga mereka, apalagi ini ada varian-varian baru,” ucapnya.(v.v)

 

 

Comment