Warungjurnalis,Tanjungpinang– Gubernur Kepri-Bapak Amsar Ahmad dan Bapak Pepen Almas(BPJS TK), Saya menjemput 145 PMI (Pekerja Migran Indonesia) Deportan dari Malaysia “Alhamdulillah semua dinyatakan Negatif setelah melakukan pemeriksaan Rapid Anti Gen oleh Pihak KKP setelah mereka tiba di Pelabuhan,” Ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani seusai memantau pemulangan eks TKI dari Malaysia, di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Selasa (11/05/21)

115 dari 145 PMI lansung di bawa ke RPTC milik Kemensos dan 30 PMI dibawa ke Shelter milik BP2MI.
Semua mereka adalah anak-anak bangsa yang harus mendapat pelayanan dan perlindungan Negara.tidak hanya tempat, tapi negara menjamin makan dan minum mereka. Dan setelah 5 Hari mereka menjalani Karantina Kesehatan, setelah itu mereka baru bisa dinyatakan bisa kembali ke daerah asal.
Khusus PMI Terkendala yang ditampung langsung di Shelter milik BP2MI Tanjung Pinang, kepulangan mereka ke daerah asal, baik melalui darat, laut atau Udara, semua dibiayai oleh BP2MI.
Tentu ini bukti bahwa Negara harus hadir dan tetap bekerja.

Melihat pengalaman-pengalaman lapangan dalam hal penganan kepulangan PMI, Saya merindukan suatu saat, khususnya dalam oenaganan kepulanagan PMI Deportasi, Repatriasi dan Rekalibrasi, Saya merindukan suatu saat negara bisa menyiapkan Kapala yang representatif dan dengan daya tampung yang besar, bisa menjemput langsung para PMI di Malaysia dan membawa langsung kembali ke Tanah Air Indonesia.
–Seandainya BP2MI memiliki kewenangan ini, pasti kita akan melakukannya…–

Menurut Saya, negara wajib melekukan itu sebagai bentuk penghormatan kepada para PMI sebagai Pahlawan Devisa. Dan Cara itu sedikit untuk membuktikan kepada Pemerintah Malaysia, bahwa Indonesia adalah Negara yang mengjormati para Pekerja Migrann Indonesia. Krena bukankah selama ini sebagaimana yang kita ketahui bersama, banyak perlakukan tidak hormat yang dialami oleh PMI kita selama mereka berada di Malaysia. Terlebih mereka yang masuk kategori PMI Deportan.

Tunjukan bahwa kita negara Besar,
Negara yang bisa menghargai para PMI yang telah memberikan sumbangan besar kepada negara Republik Indonesia (Firman)

Comment