oleh

Jaga Rasa Aman, Walikota Turunkan Petugas Gabungan Jaga Flyover Pasar Rebo

Jakarta-Terkait dengan pengaduan warga masyarakat yang mengeluhkan maraknya PKL (Pedagang Kaki Lima), parkir muda-mudi dan rawan tindakan kriminal di flyover (jembatan layang) Pasar Rebo atau lebih dikenal dengan sebutan `jembatan cinta` pada waktu malam hari. Pengaduan warga tersebut disampaikan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Ciracas.

Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, langsung menanggapi pengaduan tersebut. Ia langsung meminta jajaran Satpol PP untuk melakukan penjagaan rutin dikawasan flyover Pasar Rebo.

“Kita akan jaga kawasan itu, banyak juga laporan warga terkait tindakan kriminal pada saat malam hari di kawasan flyover Pasar Rebo, jadi kita standby (berjaga) petugas Satpol PP Ciracas untuk menjaga wilayah tersebut,”ujar Walikota di Kecamatan Ciracas saat membuka Musrenbang, Kamis (20/2/2020).

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Timur, Budhy Novian mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Satuan Pelaksana Suku Dinas Perhubungan untuk berpatroli dan penindakan di jalan layang tersebut.

“Mulai nanti sore kita akan intensifkan penjagaan di lokasi Fly Over Pasar Rebo dengan personel sebanyak 20 orang gabungan,” ujar Budhy.

Penjagaan dimulai pada Kamis sore dengan melibatkan petugas gabungan yang terdiri dari anggota Satpol PP, Suku Dinas Perhubungan, TNI/Polri. Penjagaan akan disiagakan hingga pukul 23.00 WIB setiap harinya.

“Kepada para Pedagang Kaki Lima untuk tidak mencoba menggelar lagi gerobak dipinggir flyover Pasar Rebo, karena melanggar juga membahayakan keselamatan. Silakan berdagang di lokasi yang diperbolehkan untuk dagang,”tutup Budhy.(Jnt)

Komentar

News Feed