oleh

Seluruh Siswa Korban Susur Sungai di Sleman Ditemukan,Proses Pencarian Dihentikan

Sleman– Pada hari ketiga Petugas Gabungan Basarnas dan TNI-Polri Jogyakarta berhasil menemukan dua orang korban terakhir susur sungai SMPN 1 Turi Sleman yakni Zahra Imelda dan Yasinta bunga yang ditemukan di Dam Mantras,400 meter dari lokasi pelajar tersebut hanyut terseret air.Keduanya ditemukan Minggu (23/2) dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Basarnas DIY, Lalu Wahyu Efendi dua korban yang ditemukan hari ini. Dengan demikian dua korban yang dinyatakan masih hilang dalam peristiwa tersebut telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Jadi seluruh korban berjumlah 10 orang ,semuanya perempuan, total siswa yang ikut kegiatan 249 siswa,korban selamat 239 ,” kata Wahyu di Desa Dukuh, Donokerto, Turi, Minggu (23/2/2020).

Berikut ini adalah nama-nama seluruh korban tewas susur sungai SMPN 1 Turi Sleman

1. Nadine Fadila (12) kelas 7D warga Kenaruhan RT 5 RW 18 Donokerto, Turi.
2. Zahra Imelda (12) kelas 7D warga Kenteng, Wonokerto, Turi.
3. Sovie Aulia (15) kelas 8C warga Sumberejo RT 22 RW 6 warga Kaliurang, Srumbung, Magelang.
4. Arisma Rahmawati (13) kelas 7D warga Ngentak Rt.2 Rw.23, Tepan, Bangunkerto, Turi.
5. Nur Azizah (15) kelas 8A warga Kembangarum Rt.2 Rw.30 Donokerto, Turi.
6. Evieta Putri Larasati (13) kelas 7A warga Soprayan RT 4 RW 19 Girikerto, Turi.
7. Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah (13) kelas 7C warga Karanggawang RT 5 RW 25 Girikerto, Turi.
8. Lathifa Zulfaa (15) kelas 8D warga Kembangarum RT 4 RW 33 Donokerto, Turi.
9. Faneza Dida (13) kelas 7A warga Glagahombo RT 3 RW 19 Girikerto,Turi.
10. Yasinta Bunga (13) kelas 7B, warga Dadapan RT 5 RW 27, Donokerto, Turi.

“Jadi seluruhnya ada 10 korban dan semua sudah ditemukan sehingga operasi pencarian ini kami nyatakan dihentikan,” Ujar Wahyu.

View this post on Instagram

Update perkembangan info hari ke 3 Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang hanyut di Sungai sempor Total siswa 249,selamat 239,meninggal 10 orang . . . pada hari minggu, 23 feb 2020, pukul 05.30 WIB, diketemukan 1 korban (korban pertama) di dam matras,dengan estimasi jarak 400 m dari TKM Dengan Kondisi (MD),selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk di identifikasi.Hasil identifikasi korban atas nama Yasinta Bunga (7b/Perempuan/13th) ds.Dadapan Rt.5 Rw.27, Donokerto, Turi . . pada hari minggu, 23 feb 2020, pukul 07.05 WIB, diketemukan 1 korban lagi (korban kedua) di dam matras, dengan estimasi jarak 400 m dari TKM, kondisi korban meninggal dunia (MD), selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta.Hasil identifikasi korban atas nama Zahra Imelda* (7D/Perempuan/12th) da. Kenteng, Wonokerto. Dengan Ditemukan seluruh korban yang hilang maka operasi sar di nyatakan di tutup dan Tim SAR gabungan yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing . .#sar #rescue #basarnas #adminplatmerahdiy . . @sar_nasional @sar_mta @bnpb_indonesia @satlinmas_rescue_istimewa5_kp @ap_airports @sar_mta @sarsemesta_ysu @lanalyogyakarta @korem072pmk @act_diy @korem_072_pamungkas @bpbd_diy @pemkabgunungkidul @dishubdiy @kompi3batalyonbpelopor @poldajogja @sabhara_yogyakartapolicerescue @humasjogja @gunungkidultv @polres.gunungkidul @radargunungkidul @tentanggunungkidul @pariwisata_gunungkidul @brimobdiy @brimobjogja.yonb @yon_a_brimobdiy @tentanggunungkidul @sorot_gunungkidul @humaspoldadiy @poldajogja @sabhara_yogyakartapolicerescue @polreskulonprogo @polresjogja @polresbantuldiy @polresleman @trcsleman @trc.bpbd.sleman @sar_mta @kominfodiy @k9_polda_diy @wisatapantaigunungkidul @jogjaku @pesonajogja @jogja24jam @jogjainfo @wonderfuljogja @infojogja.co @kratonjogjakarta @jogja.istimewa @pmi_bantul @humaspmikulonprogo @volunteer_rescue @kominfodiy @humasprotokolbantul @humasdprddiy

A post shared by BASARNAS YOGYAKARTA (@humas_basarnas_yogyakarta) on

Terkait peristiwa ini,Polda DIY yang telah menetapkan IYA, guru Pramuka yang juga sebagai Guru olah raga SMPN 1 Turi, sebagai tersangka dan ditahan

“Sudah 15 saksi kita periksa,baru satu orang tersangka yakni guru pembina Pramuka inisial IYA,dilakukan penahanan karena melakukan kelalaian sehingga menimbulkan korban jiwa,” kata Wakapolda DIY, Brigjen Karyoto, Minggu (23/2).

IYA dijerat dengan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian hingga menyebabkan orang meninggal dunia dan Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang luka-luka. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara.(adm)

Komentar

News Feed