oleh

Matt Wright Pecinta Buaya Asal Austaralia untuk Sementara Gagal Menangkap Buaya Berkalung Ban di Palu

Palu-Matt Wright ahli reptil Austaralia bersama tim penyelamat buaya dari Balai Konservasi Sumberdaya alam (BKSDA) Sulteng dan NTT, Polairud untuk sementara gagal menangkap buaya berkalung ban di Muara Teluk Palu,pada Jumat (14/2) malam .

Tim nyaris berhasil menangkap hewan buaya tersebut dengan metode Harpun.Dua kali tombak harpun yang diarahkan ke buaya berkalung ban namun meleset karena sorakan masyarakat.

“Pertama kali mengenai bagian kepala buaya dan harpun itu tidak menancap di kulit buaya dan kedua kali harpun yang diarahkan ke buaya lagi-lagi meleset,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Pangi BKSDA Sulawesi Tengah, Haruna, Minggu (16/2).

Ketidak berhasilan kali ini pun dia akui kepada Satgas Penanganan Konflik Buaya BKSDA.

Selama pengalaman hidupnya menangkap buaya , Matt Wright tak pernah gagal. Namun kali ini, Ia mengakui hal tersebut.
“Saya berkomunikasi dengan sang ahli reptil dan memang dia akui bahwa harpun yang dia arahkan meleset karena gerakan buaya itu yang sangat cepat,” kata Haruna.

Sementara itu Chris Wilson yang datang bersama Matt telah kembali kenegaranya .

Kemarin Chris sudah pulang dan misi penangkapan akan dilanjutkan oleh Matt dengan Satgas BKSDA tanpa Chris,” ujarnya.

BKSDA memperpanjang Surat Ijin Mat yang berakhir Sabtu (15/2) hingga Selasa (18/2) mendatang.

Sehingga, upaya penyelamatan diharapkan berhasil sebelum surat izin berakhir.

“ Rabu esok Matt dan Tim kami akan melakukan upaya penangkapan dan penyelamatan hingga malam hari dan berharap masyarakat tidak bersorak sorak ” kata Haruna.(FM)

Komentar

News Feed