Warungjurnalis, Jakarta – Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur menangkap tiga orang tersangka pelaku pengeroyokan terhadap satu keluarga di Jalan Sulawesi, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur pada Selasa (4/1).

Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono, dua dari tiga orang pelaku yang ditangkap merupakan ayah dan anak terlibat kasus kejahatan tersebut.

“Kedua ayah dan anak berinisial AE (53) dan VO (23). Sedangkan satu pelaku lainnya berinisial AA (20),” kata Budi di Mapolrestro Jakarta Timur pada Kamis (6/1).

Diketahui, pada saat melakukan aksinya, para pelaku berperan menyeret dan mengeroyok korban, kemudian mengambil barang yang ada di TKP.

Sementara, selain ketiga pelaku tersebut, masih ada 4 orang pelaku lainnya yang masih buron yakni berinisial LN, VG, AT dan AG.

Akibat perbuatan para pelaku, satu keluarga yang berjumlah lima orang menjadi korban pengeroyokan. Dua dari kelima korban merupakan perempuan berinisial TS (50) dan SP (25). Sedangkan tiga lainnya pria berinisial MW (26), MS (30) dan RD (32).

“Para korban mendapat luka di bagian wajah dan kaki. Para tersangka dijerat Pasal berlapis atas tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pengeroyokan dan penganiayaan berat,” ujarnya.

Para pelaku terancam hukuman Tindak Pidana CURAS 12 tahun Penjara, Tindak Pidana PENGEROYOKAN 7 tahun Penjara, serta Tindak Pidana ANIRAT 5  tahun Penjara.

Sebelumnya diberitakan, aksi pengeroyokan dialami dua orang korban bernama Marwan (23) dan Ramdoni (25). Keduanya babak belur akibat dikeroyok oleh puluhan orang pelaku di rumahnya yang berada di RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Menurut korban Ramdoni, pengeroyokan yang dialami keluarganya itu bermula ketika dia dan adiknya dalam perjalanan pulang menuju ke rumah sekitar pukul 03.00 WIB.

“Jadi di jalan kampung pelaku geber-geber motornya. Nah saya sama adik mau lewat, pas kejadian posisi sama-sama bawa motor,” ucap Ramdoni kepada wartawan, Rabu (5/1).

Kedua korban sudah bersikap sopan dengan menghaturkan permintaan maaf saat hendak melintasi pelaku. Bahkan keduanya sempat mengucapkan selamat Natal dan tahun baru.

Namun para pelaku yang diketahui sebagai warga Kelurahan Cipinang Melayu itu salah paham sehingga terjadi perselisihan. Kedua korban tiba-tiba diserang oleh pelaku.

Comment