Warungjurnalis, Jakarta – Pengelola terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Terminal Kalideres Jakarta Barat, menerapkan protokol bagi warga yang hendak melakukan perjalanan dengan menggunakan bus.

“Jadi untuk antisipasi penyebaran virus baru (omicron) di Terminal kalideres kita melakukan pemeriksaan terutama terhadap penumpang maupun pengemudi yang akan melakukan perjalanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP),” Ucap Revi Zulkarnaen Kepala terminal bus AKAP Kalideres, Sabtu (18/12).

Di terminal bus Kalideres, setiap penumpang yang masuk langsung diarahkan ke posko pemeriksaan. Di sini penumpang wajib menggunakan sertifikat vaksin dan harus melakukan scan aplikasi peduli lindungi.

“Ketika dia (penumpang) datang kita periksa persyaratannya. Apa sudah mempunyai surat keterangan vaksin atau aplikasi peduli lindungi ditambah dengan surat keterangan rapid antigen (hasil negatif),” tambah Revi.

Vivi, salah seorang penumpang jurusan Malang, Jawa Timur ini mengaku tidak mengalami hambatan saat memasuki arena terminal bus Kalideres. Karena dirinya sudah memenuhi semua syarat yang ditetapkan untuk melakukan perjalanan mulai dari vaksin maupun surat keterangan negatif covid.

“Bagus sih, biar bisa lebih aman juga hatinya buat keluar kota.” ujar Vivi.

Di dalam terminal, pengelola juga menghimbau kepada calon penumpang untuk selalu menjaga jarak dan selalu menggunakan masker. Untuk keselamatan, pengelola juga melakukan pemeriksaan kesehatan kepada supir maupun kenek bus setiap akan melakukan perjalanan.

Sementara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito juga mengatakan, pengendalian mobilitas masyarakat salah satu kunci untuk mempertahankan atau mengendalikan akasus covid-19. Maka setiap orang yang melakukan perjalanan wajib mematuhi kebijakan terkait perjalanan yang sudah ditetapkan.

“Oleh sebab itu mari kita bersama-sama mempertahankan mobilitas yang aman Covid-19 dengan mematuhi kebijakan yang sudah ditetapkan, meliputi syarat skrining, testing, dan vaksinasi bagi pelaku perjalanan serta tetap mempertahankan protokol kesehatan selama perjalanan dan saat melakukan aktivitas di wilayah tujuan,” kata Wiku dalam keterangannya melalui Kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Comment