Warungjurnalis, Jakarta – Nardi, seorang tersangka pembakaran rumah kontrakan yang akhirnya mendekam di sel tahanan Polsek Jatinegara pada Senin (27/6/22).

Dirinya nekat membakar rumah kontrakan yang berada di Jalan Cipinang Muara 1, RT 007/014, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pada Minggu (26/6/22) kemarin.

Dari hasil pemeriksaan tim penyidik Unit Reskrim Polsek Jatinegara, tersangka nekat melakukan aksi pembakaran rumah tersebut lantaran dendam.

Kapolsek Jatinegara Kompol E. Raharja menerangkan, Nardi merasa kesal karena tak terima ditegur oleh pemilik kontrakan. Dirinya ditegur lantaran sering membuat bising dengan selalu bermain gitar dan bernyanyi di depan kontrakannya setiap malam pukul 23.00 – 24.00 WIB.

“Kemungkinan, dugaannya seperti itu (dendam). Karena tidak terima diingatkan, ditegur ya dendam lah. Sudah sering kali, berulang – ulang ditegur,” kata Raharja pada Senin (27/6/22).

Menurut Raharja, sebelum peristiwa pembakaran itu terjadi, diketahui Nardi ditegur oleh Marpuah pemilik rumah kontrakan tersebut lantaran pelaku dianggap mengganggu kenyamanan.

“Tersangka menimbulkan kebisingan saat waktu istirahat. Tersangka sering diingatkan namun tidak diindahkan,” tambahnya.

Lantaran tidak terima ditegur, Nardi akhirnya nekat melakukan pembakaran rumah kontrakan itu.

“Tersangka tidak terima atas teguran tersebut akhirnya melakukan pembakaran. Jadi kain atau selendang untuk menggendong anak (pelaku) yang dibakar untuk menyulut api,” katanya.

Diketahui, pelaku ini membakar rumah yang ditinggalinya sendiri. Dia membakar karena kesal dengan pemilik rumah yang ditempatinya. Pembakaran rumah dilakukan ketika sang pemilik rumah sedang istirahat.

Akibat perbuatannya, Nardi dijerat Pasal 187 KUHP ayat 1 ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Comment