Warungjurnalis,Jakarta – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur terpaksa ditutup selama 2 hari sejak Kamis (13/1) hingga jumat (14/1).

Hal ini dilakukan lantaran satu siswanya terindikasi Covid-19.

Kepala sekolah SD 01 Jati, Nuryanti menjelaskan pihak sekolah mengetahui siswa terindikasi Covid-19 setelah sebelumnya meminta izin kepada wali kelas untuk absen lantaran menderita batuk dan pilek pada Minggu malam(10/1).

“Namun, saat senin pagi anaknya minta masuk sekolah. Wali kelas melaporkan ke saya, tetapi saya larang,” kata Nuryanti yang ditemui di SD 01 Jati, Jumat (14/1) pagi.

Setelah dilarang, lanjut Nuryanti, siswa tersebut akhirnya tidak hadir hingga hari Rabu.

“Ternyata hari rabu siang dapat kabar di whatsaap menunjukkan surat habis di swab, tetapi masih antigen. Ternyata positif,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, keluarga siswa tersebut akhirnya melakukan swab PCR untuk memastikan indikasi terpapar COVID-19.

“PCR ayahnya sudah, untuk 2 anaknya dan ibunya belum, tetapi sudah di periksa di Puskesmas Jati,” ujar Nuryanti.

Nuryanti juga menegaskan pihaknya melakukan tracing terhadap rekan sekelas siswa tersebut, hal ini lantaran dikhawatirkan ada diantara murid yang terpapar COVID-19.

“Kami dijadwalkan hari ini (tracing, red) di kelas enam, ada 28 siswa dan 14 guru,” pungkasnya.

Tak hanya itu, pihak sekolah juga melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan sekolah untuk menimalisir penyebaran COVID-19.

Comment