Warungjurnalis, Jakarta – Persediaan tabung gas LPG 3 kilogram di agen kawasan Jakarta Selatan dan Timur terpantau mulai mengalami pengurangan pada Rabu siang. (21/09/22)

Hendra selaku pemilik agen gas di Pengadegan Jakarta Selatan mengutarakan, pengurangan jatah tabung gas 3 kilogram di setiap agen mulai dikurangi sejak Agustus dan mulai terasa di bulan ini.

“Sebelumnya kita dijatah pangkalan 3200 tabung per agen setiap bulan, namun sekarang hanya dijatah 3000, dengan ketentuan 120 tabung per hari untuk 25 hari kerja setiap bulan,” ujarnya yang sudah berjualan LPG sejak tahun 2000.

Ia pun menambahkan bahwa setuju dengan rencana pemerintah untuk melakukan konversi LPG 3 kilogram ke kompor listrik, namun meminta untuk diperhatikan kelanjutan dari para agen gas 3 kilogram.

“Saya mah yang penting para agen diganti jadi jualan apa gitu, jangan langsung diputus aja, kan mata pencaharian kami dari situ,” tegasnya.

Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengutarakan keseriusan pemerintah dalam melakukan program komversi kompor gas berbahan LPG 3 kilogram menjadi kompor listrik 1.000 watt atau kompor induksi.

Saat ini uji coba telah dilakukan di 2 kota besar Denpasar dan Solo, selanjutnya akan diuji coba di Sumatera dan secara bertahap di kota-kota lainnya.

Penulis: Andika Ahmad Triputra

Comment