Warungjurnalis, Jakarta – Pemerintah telah memutuskan Natal tahun 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru), mulai 24 Desember 2021-2 Januari 2022, akan diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh Indonesia.

Pemerintah provinsi DKI Jakarta mempertimbangkan kembali memberlakukan penggunaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) selama PPKM level 3 pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kebijakan tersebut masih di pertimbangkan dan dikaji.
“SIKM nanti kita akan pertimbangkan jadi belum diputuskan semua masih dalam pembahasan,” ucap Riza Patria di Balai Kota, Rabu (24/11).

Selain itu, penambahan ruas untuk ganjil genap saat PPKM level 3 nanti juga masuk dalam daftar pembatasan yang sedang dipertimbangkan Dinas Perhubungan Pemprov DKI.

“Terkait pengaturan ganjil genap kapasitas jam operasional juga semua nanti akan disesuaikan,” tambah Riza.

Riza menambahkan, semua unit-unit yang saat ppkm level 1 dilonggarkan akan dievaluasi kembali termasuk tempat wisata.

“Ya termasuk tempat wisata pariwisata semua unit-unit yang selama ini dilonggarkan nanti kita akan diskusikan kita evaluasi mana yang perlu dilakukan revisi,” ujarnya.

Riza juga berpesan agar jelang Nataru ini warga Jakarta diminta lebih waspada karena Jakarta juga punya pengalaman akan tingginya kasus COVID-19 usai libur.

“Jadi menjelang Nataru tentu sekali lagi minta seluruh warga Jakarta untuk lebih waspada karena kita tahu pengalaman kita 2 tahun terakhir setiap ada libur selalu saja diikuti dengan peningkatan penyebaran penularan COVID-19, ujarnya.

Comment