Warungjurnalis, Jakarta – Pemkot Walikota Jakarta Barat menggelar sidang yustisi bagi sejumlah pelaku usaha yang kedapatan melanggar aturan PPKM Mikro di Jakarta Barat.

Sidang ini digelar secara virtual di Gedung Balaikota Jakarta Barat, Rabu (30/6). Satu persatu pelaku usaha terlihat mendatangi balai kota sejak pagi hingga siang.

Sidang yang digelar secara daring ini dihadiri oleh 26 pelaku usaha dari 32 pemilik usaha yang melanggar.

Sanksi denda administrasi bagi bagi para pemilik usaha yang melanggar ini berkisar antara satu hingga 10 juta rupiah.

““Ada juga cafe restoran, ada juga tempat usaha yang usaha seharus nya tutup hingga jam 20.00 tapi masih melanggar”. Ujar Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sidjabat

Sementara, Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah sedang mengatur rencana kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro darurat di Pulau Jawa dan Bali untuk menanggulangi lonjakan kasus COVID-19.

Jokowi mengatakan, aturan tersebut akan berlaku di di 44 kabupaten/kota di 6 provinsi.

“Khusus hanya di pulau Jawa dan pulau Bali karena ada 44 kabupaten serta kota dan 6 provinsi yang nilai asesmennya 4,” ucap Jokowi dalam pidatonya di Munas Kadin di Kendari, yang disiarkan langsung kanal Youtube Kadin Indonesia, Rabu (30/6).

Mantan Gubernur Jakarta ini menyebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin pembahasan tersebut.

“Hari ini ada finalisasi kajian untuk kita melihat lonjakan yang sangat tinggi dan kita harapkan selesai karena diketuai oleh Pak Airlangga, Pak Menko Ekonomi untuk memutuskan diberlakukannya PPKM Darurat,” ucapnya.

DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi yang juga mengalami lonjakan kasus Covid-19, namun meski demikian masih banyak orang yang tidak tertib dalam menerapkan protokol kesehatan.

Untuk pencegahan penularan COVID-19 agar tidak melonjak juga dilakukan pemeriksaan prokes di bus-bus angkutan umum penumpang dan kendaraan roda empat yang melintas diperiksa secara acak yang melintas di Jalan Daan Mogot Jakarta Barat dihentikan dan diperiksa.

Saat menggelar razia prokes di jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, sedikitnya 24 orang kedapatan tidak mengenakan masker. Lupa menjadi alasan utama para pelanggar.

“Tadi habis makan lupa pake masker, dan juga deket sih jalan nya. Tapi masker sih bawa”. Ujar Zidan yang terjaring razia.

Berdasarkan data jakarta.go.id, sejak kasus COVID-19 meningkat, jumlah pemakaman dengan protokol kesehatab juga ikut meningkat. Sejak 12 hari terakhir 17 Juni hingga 28 Juni 2021 sedikit nya ada 1.878 pemakaman dengan protokol COVID-19. (Isa)

Comment