Warungjurnalis, Jakarta – Petugas gabungan TNI Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja beserta instansi Pemerintahan Jakarta Timur melakakukan patroli terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Wilayah Jakarta Timur, pada Minggu (4/7) dini hari.

Sejumlah tempat usaha beserta tempat hiburan di Kanal Banjir Timur (KBT), Duren Sawit, Jakarta Timur mendapat sanksi berupa penyegelan tempat, karena melanggar PPKM darurat dan sebanyak tiga orang diamankan petugas.

“Ada tiga orang sebagai saksi yang kita minta keterangan, terkait dengan pembukaan tempat hiburan di wilayah BKT. Ini sesuatu yang memang sengaja dilakukan, sehingga kami police line dan akan meminta keterangan saksi-saksi tadi termasuk yang memiliki atau pengusahanya,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan, Minggu (4/7).

“kita akan proses sampe nanti kita akan mengetahui apakah melanggar kekarantinaan kesehatan,” sambungnya.

Erwin menyebutkan, apabila kedapatan melanggar, maka akan dikenakan sanksi yang berlaku mengingat PPKM Darurat juga telah disosialisasikan pihaknya.

“Bila terbukti sebagai orang yang diduga dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah, maka akan diberi sanksi sebagaimana diatur dalam pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit,” pungkasnya.

 

Comment