Warungjurnalis, Jakarta – Unit Pengelola Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, menyiapkan ruang isolasi atau ruang karantina darurat bagi pasien OTG COVID-19.

Selain dimanfaatkan untuk pegawai yang terpapar, ruangan ini juga bisa digunakan warga sekitar, sambil menunggu rujukan ke rumah sakit.

Pantauan di lapangan, Senin (5/7) ruang isolasi pasien OTG COVID-19 ini berada di mess pegawai Upas Dishub DKI di Jl Raya Pondok Gede, Dukuh, Kramat Jati. Ruang isolasi disiapkan di lantai dasar mess tersebut. Di dalam ruang isolasi tersebut juga disediakan fasilitas lengkap.

Kepala Upas Dishub DKI Ali Murthadho mengatakan, penyediaan tempat isolasi bagi pasien OTG COVID-19 ini dilakukan untuk membantu Pemprov DKI dalam penyediaan ruang isolasi, mengingat kasus aktif COVID-19 sedang tinggi dan hampir semua rumah sakit penuh.

“Daya tampung ruang isolasi pasien OTG COVID 19 ini untuk laki-laki aebanyak 50 orang dan perempuan enam orang,” kata Ali.

Menurutnya, ruang karantina transit pasien OTG COVID-19 ini sebenarnya sudah ada sejak awal masa pandemi pada tahum 2020 lalu. Semula kapasitasnya hanya enam orang dan kini diperluas lagi hingga bisa menampung 50 orang.

Saat ini ruang karantina darurat sudah diisi oleh empat pasien OTG yang merupakan pegawai Dishub DKI. Keempatnya dikarantina sejak hari Sabtu (3/7) lalu, sambil menunggu rujukan ke rumah sakit.

Disebutkan, dasar hukum penyediaan ruang karantina darurat ini adalah Pergub 875 tahun 2021 tentag PPKM Darurat COVIS 19. Ruang ini selain digunakan oleh pegawai yang terpapar COVID juga warga masyarakat sekitar yang terpapar COVID-19. Khususnya untuk mereka yang tidak mempunyai tempat layak untuk isoman.

Sementara, Camat Kramat Jati, sekaligus Ketua Satgas COVID Kecamatan Kramat Jati, Eka Darmawan menambahkan, ini sangat membantu pemerintah dalam penyediaan ruang isolasi di tengah tiingginya kasus COVID-19 di DKI. Karena memang arahan gubernur DKI agar semua OPD berperan membantu penanggulangan COVID-19.

“Kita ucapkan terimakasih dan apresiasi pada pihak Upas Dishub DKI yang telah membantu menyiapkan ruang isolasi. Tentunya masyarakat Kramat Jati yang terpapar COVID bisa menjalani isolasi di sini. Kita akan sampaikan ke lurah dan warga soal keberadaan ruang isolasi ini,” tutur Eka.

Menurutnya, pihaknya juga akan koordinasi dengan Puskesmas dan organisasi profesi untuk kolaborasi dalam penanggulangan COVID-19.

Sehingga nantinya ada tenaga kesehatan yang mengontrol setiap saat pasien OTG yang menjalani isolasi di ruang isolasi di Mess Pegawai Upas Dishub DKI ini.

Comment