Warungjurnalis, Jakarta – Satgas posko Covid sangat berperan penting dalam pengendalian dan pengawasan protokol kesehatan di semua tempat umum.

Juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito menghimbau, penempatan satgas posko Covid di setiap wilayah lapisan masyarakat.

“Di setiap tempat umum juga dihimbau untuk memiliki Satgas poskonya masing-masing untuk mengawasi protokol kesehatan,” ucap Wiku dalam keterangan persnya secara daring, Selasa (28/9) melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Namun berdasarkan catatan dari pemerintah, masih ada 11 provinsi yang jumlah satgas pos nya belum atau masih di bawah 10 persen.

“Sayangnya Satgas posko sebagai wadah koordinasi untuk pengawasan protokol kesehatan hingga tingkat RT/RW belum secara maksimal dimanfaatkan. Sampai tanggal 26 September kemarin baru sebesar 31,1% Satgas posko terbentuk di seluruh Indonesia. Bahkan terdapat 11 provinsi dengan Satgas posko yang terbentuk masih di bawah 10%,” tambahnya.

Adapun 11 provinsi tersebut adalah, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Maluku, NTT, Sulawesi Tengah, Papua, dan Maluku Utara.

“Provinsi-provinsi ini justru adalah provinsi yang paling rentan dalam kepatuhan warganya dalam memakai masker mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujarnya.

Comment