Warungjurnalis, Jakarta – Jelang pembelajaran tatap muka 30 Agustus 2021 besok, Dinas Pendidikan DKI JAkarta yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia melakukan penyemprotan sarana sekolah.

SDN 01 Pagi, Wijaya Kusuma Jakarta Barat salah satu yang dilakukan penyemprotan cairan disinfektan oleh petugas dari PMI Kota Jakarta Barat. Petugas menyisir area luar kelas mulai dari halaman hingga teras kelas. Kemudian penyemprotan juga dilakukan hingga ke bagian dalam kelas siswa.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI, Nahdiana, penyemprotan dilakukan di seluruh sekolah yang akan melakukan pembelajaran tatap muka, yakni 610 sekolah di Jakarta.

“Hari ini alhamdulillah dengan kerjasama kolaborasi kita dengan PMI hari ini seluruh 610 sekolah dilakuka. spraying oleh PMI,” ujar Nahdiana di SDN 02 Pagi Wijaya Kusuma Jakarta Barat, Minggu (29/8).

Meski sudah mulai pembelajaran tatap muka, tidak semua orang bisa datang, namun secara bergatian.

“Saya katakan, sekolah ini bergantian. Pembelajaan tatap muka jangan diartikan serta merta semua orang datang ke sekolah seperti pada saat normal,” tambahnya.

Namun, proses pembelajaran tatap muka ini tetap harus mendapat izin dari orang tua.

“Tetapi pembelajaran tatap muka yang kita lakukan dengan blended learning. Izin orang tua menjadi persyaratan kita, kalau orang tua tidak mengizinkan kita tetap melayani dengan pembelajaran online. Jadi seluruh hak anak-anak masih didapatkan,” sambungnya.

Meski demikian, protokol kesehatan harus tetap dilakukan oleh semua unsur meski pembelajaran tatap muka sudah diizinkan.

Comment