Warungjurnalis, Jakarta – Siapa tak kenal AIPTU Zakaria, atau pria yang akrab disapa dengan nama Jacklyn Chopper ini berkeliling menyusuri gang-gang sempit di Jl Pulo Gandul kawasan Johar Baru Jakarta Pusat melakukan vaksin door to door.

Dalam berkeliling kampung dan berpapasan dengan warga, AIPTU Zakaria selalu menghimbau dan memperingatkan untuk melaksanakan protokol kesehatan.

“Jangan lupa masker ya”, sapa pria yang juga akrab dipanggil Bang Jack.

Unit Jatanras akhinya tiba di salah satu rumah warga, disini Bang Jack menemukan warga yang belum dan enggan untuk divaksin karena takut akan efek samping dari vaksin yang akan disuntikan.

“Pak udah vaksin belum? ucap Bang Jack. “Belum, saya takut” jawab Esa.

Dirinya menegaskan bahwa vaksin aman, dan halal karena sudah mendapat sertifikat MUI dan izin dari BPOM.

“Vaksinasi aman dan halal. Sudah ada sertifikasi dari MUI, dan BPOM”, tambahnya.

Usai dibujuk dan diberi pemahaman, warga yang tadinya enggan divaksin akhirnya bersedia menerima vaksin. Unit Jatanras Polda Metro Jaya dalam kegiatan ini juga membawa tim medis yang ditugaskan penyuntikan vaksin.

Dalam waktu yang bersamaan, Polda Metro Jaya juga menggelar program vaksinasi merdeka yang digelar mulai 1-17 Agustus 2021. Ada 3 juta warga DKI yangf akan menjadi target vaksinasi di program ini.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menerangkan dengan program ini, dia berharap seluruh warga Ibukota sudah divaksin saat merayakan HUT RI ke-76 nanti.

“Vaksinasi merdeka kami menargetkan 3 juta 60 ribu masyarakat akan divaksin. Itu adalah sisa dari total warga Jakarta 9 jutaan hampir 10 juta yang akan divaksin,” kata Fadil di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/7).

Dalam program vaksinasi merdeka, sedikit ya 900 gerai vaksin ditempatkan di seluruh RW di Jakarta. Untuk warga yang ingin divaksin, tinggal mendatangi gerak RW tersebut. ini diharapkan vaksinasi merdeka bisa menghilangkan kesulitan masyarakat yang selama ini belum mendapatkan vaksin.

“Ada 900 gerai yang berada di pos RW. Masyarakat tinggal buka pintu, dia keluar, dia bisa langsung divaksin. No barrier to entry. Karena jaraknya sudah dekat dan masyarakat di situ dilibatkan jadi tidak ada satu masyarakat pun yang terlewat,” ungkap Fadil.

Dalam pelaksanaannya, Polda Metro Jaya menggandeng sejumlah instansi mulai dari relawan tenaga kesehatan, rumah sakit, aplikasi transportasi, hingga para mahasiswa. Kerjasama bersinergi ini menandakan semangat masyarakat yang sama untuk bisa menghilangkan pandemi  COVID-19.

Lebih lanjut Fadil mengatakan program vaksinasi merdeka ini akan dilakukan hingga tuntas. Petugas akan melakukan vaksinasi kepada masyarakat hingga tahap dosis kedua.

“Kami juga akan lakukan vaksinasi dosis kedua pada tanggal 28 Agustus sampai 13 September. Jadi kami ingin tuntaskan gerakan vaksinasi merdeka akan juga lakukan dosis kedua,” pungkas Fadil. [Isa]

Comment