Warungjurnalis, Jakarta – Pemerintah melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menghimbau kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri apabila tidak mendesak. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya kasus baru varian omicron ke Tanah Air.

“Pemerintah meminta dengan sangat, mengimbau dengan sangat, bagi WNI yang tidak memiliki kepentingan yang sangat mendesak untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri,” ucap Menlu Retno dalam keterangan persnya usai Rapat Terbatas melalui daring, Senin (13/12).

Menurut mengatakan, saat ini terdapat lebih dari 70 negara atau wilayah yang telah mendeteksi masuknya varian Omicron, baik konfirmasi maupun suspect, termasuk negara-negara yang berada di sekitar Indonesia.

“Inggris menaikkan level kewaspadaan COVID-19 dari Level 3 menjadi Level 4 pasca penambahan 1.239 kasus varian Omicron pada 12 Desember yang berarti penambahan dua kali lipat dibanding tanggal 11 Desember. Satu hari mengalami peningkatan dua kali lipat.” ujar Retno.

Menteri Retno kembali mengingatkan bahwa meski saat ini masih terbatasnya bukti penyebaran dan penularan omicron, maka tidak ada cara lain selain terus berhati-hati dan waspada.

“Selain melakukan akselerasi vaksinasi, mematuhi protokol kesehatan maka diperlukan upaya untuk membatasi pergerakan. Sayangi dan lindungi kesehatan kita dan kesehatan Indonesia.” tegas Retno.

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga ikut dalam konferensi pers tersebut mengatakan, agar masyarakat mengurangi rencana kegiatan ke luar negeri pada masa libur akhir tahun nanti. Namun bisa mengalihkan kegiatannya ke berbagai daerah di Indonesia sekaligus untuk membantu pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

“Imbauan dari pemerintah untuk kita mengurangi dulu perjalanan ke luar negeri karena tadi sudah disampaikan Bu Menlu, bagaimana di Inggris sekarang omicron melonjak begitu cepat. Jadi, jangan kita gagah-gagahan. Libur dalam negeri, bantulah ekonomi dalam negeri kita,” ujar Luhut.

Comment