oleh

Ganja Sebagai Komoditas Ekspor ?

Jakarta– Ganja atau kanabis banyak disalah gunakan kalangan masyarakat untuk tujuan rekreasi (bahan rekreasional) untuk bersenang-senang atau berhura hura, ada juga yang menyebutkan daun ganja dapat menyembuhkan penyakit tertentu seperti Asma atau penyakit lainnya.

Menurut pendapat Irjen Pol Arman Depari Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional mengenai usulan Anggota Komisi VI DPR Rafli Kande untuk melegalkan tanaman ganja sebagai komoditi ekspor merupakan usulan yang menyesatkan.

“Usulan melegalkan tanaman ganja sebagai komiditi ekspor adalah saran yang sangat menyesatkan”kata Arman Depari ,saat dihubungi ,Minggu (02/02/2020)

Ganja adalah narkotik yang jika disalahgunakan dapat merusak kesehatan secara permanen dan menimbulkan ketergantungan.

“sampai saat ini belum ada satu pun pembuktian dari penelitian medis bahwa ganja dapat menyembuhkan penyakit tertentu seperti asma ,apalagi obat asma sangat banyak dan cukup tersedia sehingga tidak diperlukan obat-obatan alternatif”jelas Arman.

Arman juga menambahkan,“Sepanjang pengetahuan saya belum ada negara di dunia dalam undang-undang nasionalnnya yang mengeluarkan ganja dari narkotika golongan 1,demikian pun UU kita UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dimana tanaman ganja dimasukan kedalam golongan 1 narkotika, yang isinya melarang tanaman ganja mulai dari biji,buah,jerami,hasil olahan atau bagian tanaman lain untuk tujuan apa pun”.

Jika ini dilanggar maka perbuatan tersebut adalah kejahatan atau pidana “ tambah Arman.

Oleh karena itu, jika ada keinginan untuk melegalisasi ganja perlu di telusuri motivasi dan kepentingannya, apakah untuk kepentingan masyarakat atau sindikat jaringan narkoba”tegas Arman

Sebelumnya,Rafli mengutarakan usulan melegalisasikan ganja sebagai komoditi ekspor saat rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perdagangan ,Kamis (30/1/2020).(RM)

Komentar

News Feed