oleh

Badan Intelijen Negara Memberikan Bantuan Alat Kesehatan Yang Kedua Kalinya Kepada RSUP Persahabatan

Jakarta-Sejak ditunjuk menjadi Rumah Sakit penanganan Covid 19, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan mengalami kesulitan dalam pemeriksaan swab pasien Covid 19. RSUP Persahabatan hanya bisa menunggu hasil pemeriksaan sampel pasien dari laboratorium dinas kesehatan.

Demi mempercepat pemeriksaan swab pasien Covid 19, Badan Intelijen Negara (BIN) menyerahkan bantuan 2 unit alat Polymerase Chain Reaction (PCR). Selain bantuan alat PCR, BIN juga menyerahkan bantuan alat kesehatan lain nya.

“Jadi ada catridge PCR sebanyak 2000 unit dan alat PCR sebanyak 2 unit. Selain itu kita juga menyerahkan alat digital ronsen sebanyak 2 unit dan masker N 95 sebanyak 234 box,” Ujar Staf Khusus Kepala BIN, Meyjen TNI Suyanto di RSUP Persahabatan, Selasa 26 Mei 2020.

Suyanto menambahkan penyerahan bantuan ini sesuai instruksi dari Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan untuk mempercepat penanganan Covid 19.

“Ini sesuai instruksi dari Kepala BIN, selain di RSUP Persahabatan, Kita juga berikan di RS lain juga. Diharapkan tentunya penanganan Covid 19 bisa cepat diselesaikan dan terdeteksi dengan cepat,” tambah Suyanto.

Sementara itu menurut direktur utama RSUP Persahabatan, dr. Rita Rogayah sejak ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan penanganan Covid 19, RSUP Persahabatan harus menunggu cukup lama untuk mengetahui hasil pemeriksaan swab pasien covid 19.

“Seperti kita ketahui kalau pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) itu kalau tidak kita lakukan sendiri dirumah sakit, kita harus menunggu cukup lama,” ujar Rita.

Disisi lain, dr. Rita menjelaskan saat ini RSUP Persahabatan menangani 90 hingga 100 pasien Covid 19 sehingga membutuhkan penanganan pasien yang cepat.

“Dengan ini, kami bisa melakukan pemeriksaan lansung, tanpa perlu merujuk ke rs lain. Sehingga kami bisa dengan cepat memberikan pelayanan kepada pasien,” tambah Rita. (RM)

Komentar

News Feed