oleh

Walikota Jakarta Timur Minta Camat dan Lurah Maksimalkan Capaian Data Dasawisma

Jakarta-Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, menyampaikan solusi dari masalah kader Dasawisma Jakarta Timur saat mendata warga Jakarta Timur.Dasawisma merupakan kelompok ibu-ibu yang berasal dari 10 KK rumah yang memiliki tetangga, yang tujuannya adalah untuk memudahkan jalannya sebuah program tertentu.

Anwar mengatakan, permasalahan yang selama ini dialami kader yaitu kekeliruan mendata warga yang tinggal mengontrak. Pemecahan masalah dilakukan dengan berdasarkan data dari Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) DKI Jakarta.

“Saat dijelaskan dari Pusdatin warga yang mengontrak dan ber-KTP DKI bisa langsung dimasukkan. Ini menjadi suatu harapan kita dan para kader,” ujar Anwar dalam Rapat Monitoring Evaluasi Pendataan Keluarga Satu Pintu di Ruang Pola, Lantai II Blok A, Kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat (14/2/2020).

Pendataan warga dilakukan dengan menggunakan aplikasi Carik Jakarta oleh para kader Dasawisma Jakarta Timur. Anwar menyebutkan, saat ini capaian cakupan pendataan keluarga satu pintu Februari 2020 telah mencapai 89 persen untuk cakupan bangunan dan 62 persen untuk cakupan keluarga.

“Alhamdulilah Jakarta Timur hingga hari ini masih menjadi yang tertinggi dalam capaian data keluarga satu pintu dari Dasawisma di DKI Jakarta,” katanya.

Meski masih berada posisi capaian tertinggi di DKI Jakarta, Anwar berharap agar para kader tetap maksimal dalam menuju capaian maksimal. Ia meminta agar pada 26 Februari 2020 data capaian sudah maksimal.(Jnt/RM)

Komentar

News Feed