oleh

Toa Peringatan Banjir di Bidara Cina Akhirnya Berbunyi ,Setelah 8 Tahun Dipasang

Jakarta– Toa peringatan bencana/banjir Disaster Warning System (DWS) yang sudah dipasang di Pos RW 07 Kelurahan Bidara Cina sejak 8 tahun lalu baru hari Kamis ini (20/2/2020) berfungsi untuk pertama kalinya.

Ketua RW 07 Mamat Sahroni mengatakan sejak dipasang sekitar 8 tahun lalu baru hari ini empat toa yang dipasang di tiang pos RW menyalak.

“Tadi sore bunyi. Sebelumnya kan pernah 4 kali bunyi, tapi enggak pernah bunyi pas banjir. Jadi baru hari ini pertama bunyi pas banjir,” kata Mamat di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (20/2/2020).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)DKI Jakarta pada awal Januari 2020 lalu baru memperbaiki toa tersebut,sehingga pada hari ini berfungsi

Namun radius bunyi empat toa yang bertengger sekitar 7 meter dari permukaan tanah itu dirasa belum maksimal.

“Jangkaun bunyinya belum maksimal terdengan dari 200 meter, tapi sudah lebih kencang dibanding pas dulu bunyi pas enggak banjir. Jauh lebih kencang toa Masjid,” ujarnya.

Minimnya jangkauan bunyi toa dirasa Mamat tak sepadan dengan luas wilayah RW 07 yang terdiri dari 18 RT dan 12 RT di antaranya kebanjiran.

Mereka lebih mengandalkan pengalaman puluhan tahun jadi korban banjir luapan Kali Ciliwung dan informasi tinggi muka air di Bogor dan Depok.

“Dari sebelum air naik jam 3 sore tadi warga sudah pasang tali tambang untuk bantu proses evakuasi pas air makin naik. Jadi sudah antisipasi,” tuturnya.

Berdasarkan pantau dilapangan hingga pukul 20.30 WIB banjir dengan ketinggian mencapai 2 meter masih merendam permukiman warga RW 07.

Sekitar 280 kepala keluarga (KK) sudah mengungsi ke kantor Kelurahan Bidara Cina dan Gelagang Remaja Otista Jatinegara.(Frm)

Komentar

News Feed