oleh

Tidak Lengkap Berkas dan Data DPR Tunda RDP Dengan BNN

Jakarta – Rapat Dengar Pendapat (RDP) BNN dengan Komisi III DPR-RI yang digelar di gedung BNN, Jalan MT. Haryono, Cawang Jakarta Timur. Senin (10/2) ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

RDP ini ditunda atas permintaan anggota komisi III DPR-RI Masinton Pasaribu yang menilai berkas dan data yang dibacakan atau diperlihatkan dalam RDP oleh Kepala BNN Heru Winarko tidak valid dan tidak sesuai yang dibacakan oleh kepala BNN.

Masinton meminta agar Kepala BNN untuk melengkapi berkas dan data yang menjadi pembahasan RDP, tidak menunjukan data kosong kepada komisi III.

“Kalau semacam ini data yang diperlihatkan kepada kami, data ini kosong dan tidak valid serta berkas tidak sesuai yang dikemukakan oleh kepala BNN. Jadi saya mau RDP ini ditunda, hingga pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) bisa melengkapi berkas yang komisi III maksud”. Ujar Masinton.

“BNN harus betul-betul melengkapi berkas dan datanya seputar kegiatan yang selama ini mereka lakukan, baik penangkapan maupun jumlah sitaan narkoba yang mereka dapati”. kata Masinton.

Selain itu, anggota komisi III lainnya yang turut hadir sependapat apa yang dikatakan politisi PDIP tersebut untuk menunda, namun harus melalui Voting bahwa rapat diteruskan atau ditunda.

Dalam voting tersebut dari sembilan Fraksi yang hadir tujuh Fraksi setuju untuk ditunda dan dua Fraksi lainya tidak setuju. RDP ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan, yang direncanakan akan dilakukan di Gedung DPR-RI.

Menurut Kepala BNN Heru Winarko pihaknya siap untuk memberikan data yang diminta oleh komisi III DPR-RI. BNN akan menyiapkan berkas-berkas dan data yang valid, baik data anggaran maupun data kegiatan BNN selama ini. (Erry)

Komentar

News Feed