oleh

Tanda Atap Akan Ambruk, Pihak Sekolah Sudah Lapor ke Pemrov DKI Tapi Tak Direspon

Jakarta – Kepala Sekolah SMKN 24 Jakarta Timur sudah melaporkan tanda-tanda bahwa delapan atap ruang kelas X SMKN 24 akan ambruk setelah direnovasi tahun 2018 lalu ke Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur selaku pemilik proyek.

Kepala SMKN 24 Jakarta Tri Eriyani mengatakan pertanda ambruknya atap sudah tampak sejak 10 Januari 2019 saat renovasi berat rampung.

“Tanda ada, hanya (atapnya) melengkung. Hanya plafonnya saja. Setelah pembangunan (selesai) itu sudah tampak dan sudah dilaporkan ke pihak Sudin Pendidikan Wilayah II ” kata Tri di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (21/2/2020).

Nahas laporan hanya direspon sebatas tinjauan dari jajaran Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur tanpa disertai penanganan.

“Setelah dilaporkan ada ditinjau kemarin, tapi belum (ada penanganan) sampai akhirnya roboh tadi,” ujarnya.

Namun Tri tak menyebut gamblang saat disinggung pendapatnya terkait konstruksi dan pengerjaan hasil renovasi berat.

Dia hanya memastikan kegiatan belajar 432 murid kelas X tak terganggu karena dipindah ke ruang kelas XI yang sedang magang.

“Kalau untuk masalah kontruksi bangunan mohon maaf, itu bukan ranah saya menyampaikan. Tapi bangunan tahun 2018,” tuturnya.(Indra)

Komentar

News Feed