oleh

Pelaku Pencuri Ban Mobil Yang Viral di Medsos Ditangkap!

Cikarang – Aksi pencurian ban mobil di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi heboh di media sosial baru-baru ini, kejadian rupanya terjadi pada, Agustus dan Desember 2019 lalu. Usai viral dan ramai diperbincangkan, Polres Metro Bekasi langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Akhirnya, pada Rabu, (29/1/2020), sekira pukul 05.30 WIB, pelaku berhasil diringkus.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Polisi Hendra Gunawan, mengatakan, pelaku bernama Sopiyan Surohmat alias SS (25), warga Cikarang, Kabupaten Bekasi.
“Pencurian tersebut dilakukan oleh pelaku atas nama SS dia berkasi di 4 TKP dalam waktu yang berbeda,” kata Hendra di Mapolres.

Dia menjelaskan, pelaku merupakan pencuri tunggal yang beraksi seorang diri dengan menggunakan kendaraan roda empat milik pribadi.

“Modusnya dia secara acak mencari kendaraan di pinggir jalan atau ruko kemudian dilanjutkan dengan pembongkaran ban kurang lebih dalam waktu 1 jam,” jelas Hendra.

Setiap berkasi, pelaku melengkapi diri dengan peralatan yang dibawa seperti dongkrak, kunci pass hingga batu nata habel yang digunakan untuk mengganjal kendaraan.

“Jadi dia ini pelaku tunggal, setiap beraksi dia pasti memarkirkan kendaraan yang dia bawa di samping mobil yang diincar, tujuannya untuk menutupi supaya tidak terlihat,” ujarnya.

Hendra menambahkan, dari keterangan tersangka, aksi pencurian terjadi di pusat perbelanjaan Living Plaza, Ruko Citywalk, Jababeka dan di Ruko Kawasan Lippo Cikarang.

“Jadi aksi pertama itu Agustus 2019, di ruko Citywalk jam 05.30 WIB, lalu aksi kedua itu tanggal 19 Desember di tiga titik berbeda dari jam 13.00 WIB,” jelasnya.

Penangkapan tersangka dilakukan usai satuan Reserse Kriminal dan Tim Kobra Polres Metro Bekasi melacak pelaku melalui rekaman video dan CCTV di TKP.

“Data yang kita ambil juga dari capture video yang beredar, dan informasi dari masyarakat sekitar serta data CCTV yang terekam aksi pelaku,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun kurungan penjara. (RM/Admin)

Komentar

News Feed