oleh

Operasi Penindakan Ganjil-Genap Kendaraan Bermotor

JAKARTA — Penindakan operasi ganjil-genap dimulai pada Senin (10/8). Sepekan sudah sosialiasi dilaksanakan guna meminimalisir pelanggar.

Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Maulana Karepesina mengatakan untuk pelaksaan penindakan ganjil-genap tersebut, pihaknya akan menerjunkan sekitar 30 personil Satlantas Jakarta Timur yang disebar di sejumlah titik jalur kendaraan wajib ganjil-genap.

“Kalau untuk yang dari Jakarta Timur (Jaktim) knurang lebih 30 personil sesuai dengan plotting. Terkait dengan pembatasan ganjil-genap untuk pagi dan sore hari,” kata Maulana sat dikonfirmasi, Ahad (10/8).

Penerapan kembali sistem ganjil-genap kata Maluana mendapat bantuan dari Subdit Gakum Polda Metro Jaya

“Dibantu oleh rekan-rekan dari Subdit Gakum Polda. Iya ada juga dari Sprin (Surat Perintah) Polda penempatan anggota untuk penambalan. Jadi untuk pembatasan GaGe wilayah Jaktim dibantu juga dari Subdit Gakum Polda,” kata dia.

Meski dalam penindakan pelanggaran pengendara kendaraan roda empat dengan sistem ganjil-genap itu diterapkan dalam kurun waktu 24 jam, namun Maulana juga menuturkan pihaknya akan melakukan penindakan secara langsung para pelanggar sistem ganjil-genap di ruas jalur protokol wilayah Jakarta Timur, yang akan dibagi menjadi dua shift, yakni pagi dan sore hari.

“Kalo sesuai dengan intruksi pak Gubernur, pembatasan ganjil-genap pagi dan sore berlaku 24 jam. Kalo (penindakan langsung) pagi jam 06.00-10.00 WIB, kemudian untuk sore hari jam 16.00-21.00 WIB,” tutur dia.(Firman Ford)

Komentar

News Feed