oleh

Dituding Menculik Anak, Pengurus SMK Prima Prestasi Datangi Komnas PA

Jakarta, – Salah satu Pengurus SMK Prestasi Prima Cipayung, Jakarta Timur mendatangi kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Kedatangan mereka guna memberikan klarifikasi atas tudingan penculikan anak yang tuduhkan oleh pihak keluarga Manomu Sagala.

Komisi Nasional Perlindungan Anak memastikan pengurus Yayasan SMA/SMK di Kelurahan Cilangkap, bernama Flores tak melakukan penculikan anak.

Meski Flores dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh keluarga besar RP (11) dan BRL (7) yang pada Jumat (14/2/2020) melakukan aksi demo depan sekolah.

Ketua Komnas PA Aris Merdeka Sirait mengatakan RP dan BRL diasuh Flores sesuai wasiat ayah kedua anak yang meninggal bulan November 2019 lalu.

“Kemudian kami panggil kedua anak untuk dilakukan indepth interview. Mereka berdua memilih untuk diasuh oleh Ibu Flores dibanding oleh keluarga ayahnya,” kata Sirait di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2020).

Secara hukum Komnas PA menilai tak ada unsur penculikan karena Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengeluarkan ketetapan hak asuh.

Ketetapan hak asuh berdasar rekomendasi Komnas PA ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengacu hasil indepth interview RP dan BRL.

“Tidak ada unsur penculikan karena hak asuh sudah ditetapkan Pengadilan secara sah atas permintaan Komnas PA. Maka hak asuh berada pada ibu Flores,” ujarnya

Ini sudah tidak benar, dibilang bahwa saya menculik. Saya akan laporkan ke polisi karena telah menyemarkan nama baik saya,” tutur Flores.

Sementara Flores menyesalkan sikap pihak keluarga lain dari ayah RP dan BRL yang menuding dia melakukan penculikan.

Pun dengan pernyataan pihak keluarga yang saat berdemo depan sekolah mengaku sama sekali tak mengenal Flores. (Erry)

Komentar

News Feed