oleh

Presiden Donald Trump Lolos dari Pemakzulan

Jakarta– Presiden ke 45 Amerika Serikat Donal Trump lolos dari sidang pemakzulan setelah sidang Senat memutuskan bahwa dia tidak bersalah atas dakwaan penyalahgunaan wewenang dan merintangi Kongres .Hal ini telah diprediksi sebelumnya karena mayoritas anggota Senat adalah politisi.

Seperti diberitakan Reuters, sidang yang digelar pada Rabu (5/2) waktu Washington DC menghasilkan voting yang membebaskan Trump dari dua pasal pemakzulan.

Hasil pemungutan suara (voting) terhadap dakwaan pertama, yakni penyalahgunaan kekuasaan, mencatat 52 suara menolak dakwaan tersebut berbanding 48 suara. Dalam dakwaan ini senator Partai Republik Mitt Romney berada di kubu Partai Demokrat dengan menyatakan Trump menyalahgunakan kekuasaan.

Sementara voting atas dakwaan kedua, merintangi Kongres, berakhir dengan 53 suara menolak dakwaan tersebut berbanding 47 suara. Setelah sidang pemakzulan ini kongres memasuki masa reses hingga pekan depan.

Senator Partai Republik Lindsey Graham mengungkapkan perasaannya setelah pemungutan suara yang menyelamatkan Trump dari pemakzulan.

“Saya merasa tenang,” kata Graham.

Dia juga mengaku terkejut dengan pilihan Senator Mitt Romney yang mendukung dakwaan Trump melakukan penyalahgunaan kekuasaan.
Kubu demokrat, sementara itu, mengaku akan terus membawa kasus penyalahgunaan kekuasaan Donald Trump ke pengadilan. Saat ini mereka tengah mencari perintah pengadilan untuk mengakses riwayat keuangan Trump.

Menanggapi voting di Senat, Demokrat mengatakan sidang tersebut tidak layak jika disebut “sidang”. Pasalnya tidak ada saksi dan pengakuan yang dihadirkan, hal ini berdasarkan kesepakatan dalam voting pekan lalu.

“Tidak diragukan lagi, presiden akan membanggakan diri dia telah dibebaskan total. Tapi kami lebih tahu. Kami tahu ini bukanlah sidang dalam semua artian,” kata Chuck Schumer, anggota Senat Partai Demokrat.(Admin).

Komentar

News Feed