oleh

AS Dakwa 4 Tentara Cina atas Pencurian Data Personal Warganya

Kantor Pusat Equifax Inc di Atlanta AS , Foto by : Mike Stewart/AP Photo

Jakarta, 4 anggota Militer Cina didakwa menyusup kedalam jaringan komputer milik Equifax Inc sebuah perusahaan penyedia data nasabah perbankan di AS untuk mencuri belasan juta data informasi personal warga Amerika Serikat, demikian keterangan tertulis Departemen Kehakiman AS yang diumumkan pada Senin (10/02/20) sebagaimana dilansir dari Associated Press.

4 orang itu juga didakwa mencuri data rahasia dagang perusahaan kata penegak hukum AS, seluruh terdakwa adalah anggota Tentara Pembebasan Rakyat ( People Liberation Army / PLA) sayap militer Angkatan Bersenjata Tiongkok

Kasus ini mencuat bersamaan dengan peringatan Pemerintahan Donald Trump atas meningkatnya pengaruh ekonomi dan politik Cina dan upaya Cina mengumpulkan data warga Amerika serta mencuri data hasil riset dan inovasi AS

” Perbuatan ini adalah tindakan sengaja yang direncanakan untuk melakukan penyusupan dan mencuri seluruh informasi warga Amerika ” kata Jaksa Agung AS William Barr dalam pernyataannya .

” Hari ini, kita meminta pertanggungjawaban anggota Tentara Pembebasan Rakyat atas tindakan kriminal mereka, dan mengingatkan pemerintah Cina bahwa kita memiliki kemampuan menangkal dan menangkap anggota tim hacker militer mereka yang berulangkali berusaha menyerang kita” tambahnya .

Kasus dakwaan ini adalah satu dari sekian kasus lain yang diajukan oleh Departemen Kehakiman AS selama bertahun-tahun terhadap anggota militer Cina. Pemerintahan Barack Obama pada tahun 2014 silam pernah mendakwa 5 anggota militer Cina atas tindakan penyusupan kedalam jaringan komputer perusahaan-perusahaan besar AS untuk mencuri rahasia dagang perusahaan.(*)

Komentar

News Feed